Breaking News:

Dedi Mulyadi Sebut Konflik Lahan Pabrik Gula Jatitujuh Majalengka Bisa Diselesaikan dengan Cara Ini

Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi menyebut konflik lahan sengketa Pabrik Gula (PG) Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jabar bisa diselesaikan dengan

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNCIREBON.COM/EKI YULIANTO
Dedi Mulyadi bersama seluruh anggota Komisi IV DPR RI mengadakan kunjungan kerja ke Pabrik Gula Jatitujuh Majalengka, Selasa (30/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi menyebut konflik lahan sengketa Pabrik Gula (PG) Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat bisa diselesaikan dengan peran semua pihak.

Hal itu ia katakan dalam kunjungan kerjanya ke PG Jatitujuh Kabupaten Majalengka bersama seluruh anggota Komisi IV DPR RI, Selasa (30/11/2021).

Dedi mengatakan, merujuk kepada putusan Mahkamah Agung (MA), PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) merupakan perusahaan induk dari PG Jatitujuh yang memiliki hak pengelolaan atas tanah. 

Oleh sebab itu, PG Jatitujuh memiliki kewenangan untuk mengolah lahan secara terbuka.

"Ruang untuk melakukan pengelolaan itu harus didorong secara terbuka. Saya meminta negara memiliki peran," ujar Dedi kepada media, Selasa (30/11/2021).

Mantan Bupati Purwakarta menyebut, peran negara tersebut bisa diartikan kepala daerah yang memiliki andil dalam hal kesejahteraan masyarakat sebagai imbas dari pengolahan tanah itu. 

"Negara memiliki peran itu adalah bupati, para camat, dan para kepala desa. Mereka memiliki peran untuk mendorong masyarakatnya berpartisipasi menjadikan areal ini sebagai areal untuk membangun kesejahteraan dengan pola kemitraan," ucapnya.

Dalam hal kemitraan, masih kata Dedi, bisa dilakukan dengan pendekatan keadilan.

Bagi masyarakat, mereka sudah seyogianya melakukan penggarapan lahan secara sungguh-sungguh.  

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved