Breaking News:

Ada Kades Jadi Tersangka Mafia Tanah, Kepala DPMD Kabupaten Bandung Bilang Soal Kelola Aset Negara

Kepala Desa Mandalawangi, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, D, ditetapkan sebagai tersangka mafia tanah oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

TRIBUN JABAR
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bandung, Tata Irawan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Desa Mandalawangi, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, D, ditetapkan sebagai tersangka mafia tanah oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Tata Irawan, mengatakan, sangat prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut.

"Hal itu harus dijadikan cerminan, untuk semua kepala desa, saat mengelola aset negara," ujar Tata, saat dihubungi tribun jabar, Selasa (30/11/2021).

Tata mengatakan, jadi saat mengelola aset negara, harus dilakukan sebaik-baiknya.

"Jangan sampai terjadi hal seperti itu lagi," kata Tata.

Tata mengungkapkan, kini pihaknya masih menunggu bagaimana hasil akhirnya karena belum final dan masih dalam proses.

"Walau demikian tapi kan pasti Kejati menetapkan, tak sembarangan," katanya.

Tata mengatakan, sebenarnya D yang ditetapkan sebagai tersangka, kini tak menjabat sebagai kepala desa.

"Dia menjabat jadi kepala desa, kalau gak salah di tahun 2013- 2019," ucapnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Kepala Desa, yang berinisial D itu diduga terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi, peralihan aset desa kurang lebih seluas 11.000 meter persegi yang merugikan negara senilai Rp 3,3 miliar.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved