Breaking News:

Kasus Mutilasi di Bekasi

Penjual Kerupuk Ini Bingung Tak Bisa Ambil Motor, Ternyata Penitipan Motor Itu TKP Kasus Mutilasi

TKP perampasan nyawa disertai mutilasi itu memang di tempat penitipan motor tersebut, tepatnya di Jalan Stasiun, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sen

Editor: Ravianto
tribun bekasi
Asep kebingungan motornya tak bisa diambil di tempat penitipan motor yang jadi lokasi eksekusi korban mutilasi, Ridho Suhendra, di Jalan Stasiun, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (29/11/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, BEKASI - Seorang penjual kerupuk bernama Asep (44) kebingungan ketika hendak mengambil motornya di tempat penitipan motor di Tempat Kejadian Perkara kasus mutilasi di Bekasi.

TKP perampasan nyawa disertai mutilasi itu memang di tempat penitipan motor tersebut, tepatnya di Jalan Stasiun, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (29/11/2021).

Pasalnya, tempat tersebut hingga kini masih dipasangi garis polisi dan dilarang untuk dibuka selain oleh petugas kepolisian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan didampingi  Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan dan Kasat Reskrim Metro Bekasi saat merilis kasus mutilasi driver ojol di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (28/11/2021). Seperti diberitakan sebelumnya telah terjadi pembunuhan disertai mutilasi yang terjadi di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Polisi telah menangkap tiga dari dua pelaku tersangka pembunuhan yang dihadirkan pada rilis tersebut dengan barang bukti berupa senjata tajam, potongan kayu, pakaian dan barang bukti lainnya. Tribunnews/Jeprima
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan didampingi Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan dan Kasat Reskrim Metro Bekasi saat merilis kasus mutilasi driver ojol di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (28/11/2021). Seperti diberitakan sebelumnya telah terjadi pembunuhan disertai mutilasi yang terjadi di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Polisi telah menangkap tiga dari dua pelaku tersangka pembunuhan yang dihadirkan pada rilis tersebut dengan barang bukti berupa senjata tajam, potongan kayu, pakaian dan barang bukti lainnya. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

"Waduh kok tutup ya?" tanya Asep kepada wartawan di lokasi.

Terakhir kali, Asep menitipkan motornya pada Kamis (25/11/2021) sore.

Setelah itu, ia pergi bekerja di kawasan Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

"Ya kalau nitip motor emang berhari-hari. Soalnya kan tempat kerja saya di dekat sini, baru diambil setelah empat hari biasanya," ujarnya.

Ketika dijelaskan bahwa tempat penitipan motor itu disegel polisi untuk sementara waktu karena jadi lokasi pembunuhan, Asep mengaku tak mengetahuinya.

"Iya saya enggak tahu kalau ada kejadian itu (mutilasi), jadi motor saya enggak bisa diambil sekarang dong," tutur Asep.

Kini, lokasi tersebut masih ditutup dan diberikan garis polisi.

Halaman
123
Sumber: Tribun bekasi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved