Breaking News:

Ingin Objek Wisata Tetap Buka Saat Nataru, Hengky Kurniawan Akan Kirim Surat ke Kemenparekraf

"Sayang kalau pariwisata ditutup, sedangkan itu kan salah satu PAD kita dan jangan pariwisata selalu dijadikan kambing hitam," kata Hengky Kurniawan.

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Pengunjung Lembang Park And Zoo di area Kampung Gajah, Kabupaten Bandung Barat, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT- Objek wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diupayakan bisa tetap dibuka saat Natal dan Tahun Baru meski ada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 mulai 24 Desember 2021.

Penerapan PPKM Level 3 itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat liburan Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan, bakal mengirimkan surat ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) agar Pemkab Bandung Barat memiliki kewenangan perihal pengaturan objek wisata saat masa liburan Natal dan Tahun Baru.

"Menteri Pariwisata, Pak Sandiaga Uno, menyatakan PPKM level 3 itu tidak menutup tempat wisata, tapi membatasi," ujar  Hengky Kurniawan di Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Senin (29/11/2021).

Menurut Hengky, upaya itu perlu dilakukan karena sangat disayangkan apabila objek wisata kembali ditutup di tengah iklim bisnis pariwisata yang mulai pulih setelah dihantam pandemi Covid-19. 

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan. (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun, Objek Wisata di Bandung Barat Bakal Dibuka Saat Nataru? Ini Kata Sekda

Apalagi pariwisata di Bandung Barat ini, kata dia, merupakan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemkab Bandung Barat yang akan digunakan untuk pembangunan.

"Sayang kalau pariwisata ditutup, sedangkan itu kan salah satu PAD kita dan jangan pariwisata selalu dijadikan kambing hitam," kata Hengky Kurniawan.

Atas hal tersebut, kata Hengky, objek wisata di Bandung Barat kemungkinan bakal tetap dibuka akhir tahun ini mengingat dalam Inmendagri tidak tercantum perihal penutupan sektor bisnis tersebut.

"Insyallah tetap kita buka (objek wisata) tapi dengan pembatasan pengunjung. Inmendagri kan semua statusnya level 3 tapi ada beberapa aturan, saya lihat di situ tidak dicantumkan tempat wisata ditutup," ucapnya.

Jika objek wisata dibuka saat PPKM Level 3, Pemkab Bandung Barat akan lebih ketat menerapkan protokol kesehatan dan penerapan aplikasi PeduliLindungi di objek wisata untuk mencegah penularan Covid-19. 

"Pariwisata di KBB ini sangat ketat menerapkan kan protokol kesehatan dan kami dorong menggunakan aplikasi PeduliLindungi sehingga mudah-mudahan tidak terjadi  kerumunan," ujar Hengky Kurniawan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved