Breaking News:

Di Daerah Inilah Populasi Domba dan Kambing Terbesar di Jabar, Harus Bisa Ekspor ke Arab Saudi

Asisten Daerah I Pemkab Cianjur Budi Rahayu Toyib  ungkap bahwa populasi domba dan kambing di Cianjur terbesar di Jabar.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID/MUHAMAD NANDRI PRILATAMA
Domba di peternakan Struggle Farm di Baturaden, Ciwastra, Kota Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID,CIANJUR- Asisten Daerah I Pemkab Cianjur Budi Rahayu Toyib  ungkap bahwa populasi domba dan kambing di Cianjur terbesar di Jabar.

Dia menaruh harapan besar pada Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Cianjur untuk menangkap peluang tersebut supaya meningkatkan kualitas sehingga domba kambing dari Cianjur bisa diekspor.

Baca juga: Detik-detik Sopir Angkot di Tasikmalaya Tabrakkan Diri ke Kereta Api Seraya yang Melaju Kencang

"Bapak Bupati Cianjur Herman Suherman menaruh harapan besar untuk HPDKI Cianjur agar peluang ekspor daging untuk swasembada daging, sehingga bisa bersinergi dengan perekonomian Cianjur nantinya," ujar Budi di Gedung Bale Praja Pendopo Cianjur, Senin (29/11/2021).

Budi mengatakan, domba Cianjur juga terkenal untuk konsumsi sebagai domba sayur yang banyak dicari.
"Selain domba Garut, domba Cianjur juga banyak dicari di pasar," kata Budi.

Ketua HPDKI Cianjur, Paeruzillah, menyambut baik pesan yang disampaikan oleh Bupati Cianjur.

Baca juga: Reaksi Istri Muda Yosef Diperiksa Polisi dan Sosok Misterius Bawa Nasi Goreng ke TKP Kasus Subang

Ia berharap bisa bekerjasama dan bahu membahu mensejahterakan peternak domba di setiap desa di wilayah Cianjur.

Ia mengatakan, konsumen terbesar domba adalah Arab Saudi yang sementara ini pasokannya disuplai dari Australia. Ia mengatakan setiap tahunnya ada tiga juta kuota jemaah haji yang memerlukan domba untuk ibadah.

"Untuk jemaah haji Indonesia saja kuotanya saat ini sekitar 250 ribu, ini peluang bagaimana agar domba di Cianjur bisa diekspor, jadi peternak harus dibina dan harus berkualitas super dombanya," katanya setelah dilantik sore ini.

Ia optimistis peternak Cianjur bisa dibina karena saat ini sudah terbentuk pengurus di 32 kecamatan.

"Kami data ada sekitar 5 ribu peternak, saat ini kami konsolidasi ke dalam agar supaya roda organisasi berjalan, di situ kita ingin PAC punya wadah atau sekretariat di masing-masing kecamatan," katanya.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved