Breaking News:

Penemuan Mayat di Subang

Danu Akui Beli Makanan untuk Amalia di Malam Terakhir Sebelum Penemuan Mayat, Apakah Itu Nasi Goreng

Muhammad Ramdanu, salah satu saksi kunci kasus perampasan nyawa yang merenggut nyawa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu

Editor: Ravianto
Kondisi rumah tempat ditemukan mayat Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Subang. Nasi goreng masih menjadi penyelidikan polisi selain puntung rokok di Tempat Kejadian Perkara kasus Subang. 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Nasi goreng masih menjadi penyelidikan polisi selain puntung rokok di Tempat Kejadian Perkara kasus Subang.

Ahli forensik Kombes Pol dr Sumy Hastry Purwanti bahkan mengungkapkan kalau pelaku perampasan nyawa ibu dan anak di Subang ini bisa diketahui dari cara dia merokok.

Kini, nasi goreng menjadi materi yang ditanyakan polisi ke para saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di subang tersebut.

Muhammad Ramdanu, salah satu saksi kunci kasus perampasan nyawa yang merenggut nyawa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu itu sebenarnya sempat berbicara mengenai nasi goreng.

Dalam kanal YouTube Ki Anom, Danu sempat mengatakan keluar rumah untuk membeli nasi goreng di sebuah warung dekat lokasi kejadian, Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang.

Danu mengaku membeli nasi goreng di malam sebelum Tuti dan Amalia ditemukan meninggal di dalam bagasi mobil.

Di video itu, Danu mengaku pergi sekitar jam 3 namun warung nasi goreng itu tutup.

Muhamad Ramdanu alias Danu (21) saat memberikan keterangan kepada Tribunjabar.id, Kamis (4/11/2021).
Muhamad Ramdanu alias Danu (21) saat memberikan keterangan kepada Tribunjabar.id, Kamis (4/11/2021). (Tribun Jabar)

Namun, pernyataan ini akhirnya ditarik.

Danu melalui kuasa hukumnya mengaku tidur sepanjang malam.

Sepanjang hari itu atau 17 Agustus 2021, Danu memang banyak berinteraksi dengan Tuti dan Amalia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved