Breaking News:

Meski Diizinkan Terima Tamu Hingga 60 Persen, Pengunjung Banyak yang Cancel untuk Acara Tahun Baru

Menjelang acara akhir tahun dalam pemberlakuan PPKM level III membuat beberapa pihak hotel di Cianjur memberlakukan operasional sesuai dengan aturan

Dok. Le Eminence Hotel
Le Eminence Hotel 

Laporan wartawan Tribunjabar, Ferri Amiril

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Menjelang acara akhir tahun dalam pemberlakuan PPKM level III membuat beberapa pihak hotel di Cianjur memberlakukan operasional sesuai dengan aturan pemerintah tersebut.

Meski hanya diperbolehkan beroperasi dengan kapasitas maksimal 60 persen, namun diakui banyak pengelola hotel hal tersebut sudah menurunkan tingkat kunjungan hotel.

Pengunjung tidak akan seramai pada tahun sebelum adanya pandemi covid-19. Bahkan beberapa pengunjung sudah ada yang cancel untuk akhir tahun menginap di hotel kawasan Cianjur.

Hal tersebut dikarenakan informasi yang diterima pengunjung suasana PPKM level III dan tak tahu jika hotel masih bisa beroperasi 60 persen.

Menurunnya tingkat kunjungan hotel di akhir tahun ini juga dirasakan oleh PT Eminence Hospitality Service, sebuah hotel bintang lima di kawasan Puncak.

Rizki Sutrisna selaku perwakilan dari PT Eminence Hospitality Services mengatakan, menjalankan bisnis saat ini memang banyak tantangan yang harus dihadapi terlebih lagi pada masa pandemi covid-19 yang belum selesai.

Baca juga: Dilarang Mudik saat Libur Natal dan Tahun Baru, Masyarakat yang Nekat Mudik Akan Disanksi

Salah satu sektor usaha yang terdampak sangat siginifikan dengan adanya pandemi Covid-19 adalah bisnis perhotelan.

Sebab pada masa pandemi ini, orang-orang diimbau untuk tetap tinggal di rumah dan mengurangi  mobilitas untuk sesuatu yang tidak mendesak.

Selain itu adanya peraturan pembatasan dari pemerintah yang membuat orang mengurungkan niatnya untuk melakukan liburan di hotel.

“Berkurangnya jumlah wisatawan baik domestik maupun internasional dikarenakan pengaruh dari kebijakan pembatasan ditengah pandemi di beberapa daerah, serta penutupan akses / border internasional dari berbagai negara,” ujar Rizki, di Cianjur Minggu (28/11/2021), pagi ini.

Meski diterpa dengan pandemi yang sudah berlangsung hampir 2 tahun, pihaknya mengatakan hotelnya dapat bertahan bahkan menuai prestasi seperti dinobatkan sebagai hotel terbaik di Puncak melalui situs TripAdvsor dan berbagai platform travel lainnya seperti agoda dan booking.com.

Baca juga: Aturan Lengkap PPKM Level 3 Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Raport Anak Sekolah Dibagikan Januari

“Sejak didirikannya perusahaan kami memang memiliki cita – cita bahwa perusahaan in harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat dengan tujuan bisnis dan berlibur dengan keluarga serta memberikan manfaat sosial bagi lingkungan," kata Rizki.

Rizki juga mengatakan bahwa hotelnya merupakan salah satu perusahaan dengan kontribusi pajak daerah terbesar di Kabupaten Cianjur sejak tahun 2017 sampai saat ini. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved