Kronologi Pemuda di Sukabumi Bikin dan Sebarkan Video Hoaks tentang Geng Motor, Minta Maaf

Pembuat video hoaks adanya pembacokan yang dilakukan geng motor di wilayah Warung Payung (Warpay), minta maaf.

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Giri
Tangkapan layar video permintaan maaf pembuat video hoaks adanya kasus pembacokan oleh anggota geng motor di wilayah Warug Payung (Warpay) Jalur Lingkar Selatan Kota Sukabumi. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Pembuat video hoaks adanya pembacokan yang dilakukan geng motor di wilayah Warung Payung (Warpay) Jalur Lingkar Selatan Kota Sukabumi, Sabtu (27/11/2021) dini hari, meminta maaf kepada publik.

Pembuat video tersebut, SN (24), merupakan warga mampung Cidadap RT 025, RW 08 Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi

Dia datang ke Polsek Kebonpedes, Resor Sukabumi Kota, didampingi orangtuany untuk meminta maaf atas perbuatannya menyebarkan video bohong atau hoaks.

Kapolsek Kebonpedes Polres Sukabumi Kota, Iptu Tommy Ganhany Jaya Sakti, mengatakan seusai melakukan patroli di wilayah hukumnya, sabtu (27/11/2021) sekitar pukul 02.00 EIB, datang SN dan orang tuanya.

"Kedatangan SN tidak lain adalah untuk memberikan pengakuan bahwa dirinya telah menyebarkan berita hoaks yang mengakibatkan warga masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi menjadi resah atas video tersebut," ujarnya kepada Tribun Jabar.

Berdasarkan pengakuannya, SN membuat video pada Jumat pukul 20.00 WIB pada saat mau membeli makanan ke daerah jalur lingkar selatan di depan pom bensin Prima.

"Awalnya SN ingin keluarganya dan teman-temannya tidak ke mana-mana atau berhati-hati dan video tersebut hanya dikirim ke keluarganya," ucap Tommy.

Tak disangka SN, video yang dikirim ke keluarga dan teman-temannya itu tiba-tiba menyebar luas hingga viral di media sosial.

"Yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi atas video hoaks yang dibuat dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya," tuturnya. 

Tidak hanya itu, SN juga bersedia membuat surat pernyataan bahwa dia siap hadir bila diperlukan.

"Anaknya kooperatif. Dia siap datang jika dipanggil kembali untuk penyelidikan lebih lanjut," ucap Tommy. (*)

Baca juga: PREDIKSI Susunan Pemain Persib Bandung, Tanpa Nick-Igbonefo, Saatnya Pemain Ini Tampil Sejak Awal

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved