Breaking News:

Kembangkan BUMDes, Gubernur Jabar Gandeng Konsorsium BUMN, Targetkan BUMDes Omzet Rp 1 M

Pemprov Jabar teken kesepakatan terkait pengembangan BUMDes dengan PT Mitra Bumdes Nusantara (MBN), perusahaan konsorsium 7 BUMN.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuka Simposium Kolaborasi dan Sinergi BUMN-BUMD-BUMDes Jabar di Hotel Preanger, Kota Bandung, Jumat (26/11/2021). 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Pemprov Jabar teken kesepakatan terkait pengembangan BUMDes dengan PT Mitra Bumdes Nusantara (MBN), perusahaan konsorsium 7 BUMN.

"Selama saya memimpin tiga tahun ini ada sekitar 1.400 BUMDes baru yang lahir, sehingga total ada 5021 Bumdes dari 5300 Desa," ujar Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Hoteal Preanger, Jalan Asia Afrika, Jumat (26/11/2021).

Baca juga: Yuk Cicipi Texso, Kuliner Khas Majalengka yang Hanya Ada di Desa Weragati

Ridwan Kamil hadir dalam Simposium Kolaborasi dan Sinergi bersama BUMN, BUMD, dan BUMDES, mengusung tema Pemulihan Ekonomi dengan Menggerakan Ekonomi dari Desa.

Dalam dua tahun mendatang, kata dia, akan dikebut pembentukan BUMDes agar semua desa di Jabar punya BUMDes.

Diharapkan, kata dia, setelah ada BUMDes terjadi lompatan dan dibuatkan leveling. BUMDes bintang 2 omzet di bawah Rp 10 juta, sedangkan bintang 5 omzet di atas Rp 1 miliar.

Baca juga: Saat PRT di Bandung Dibikin Bangga dengan Profesinya, Emas Batangan Mini Dihadiahkan Untuk Mereka

"Supaya omzet bintang 5 kami mengajak kolaborasi BUMD dan BUMN khususnya di sektor pangan. Hadir PT Mitra Bumdes Nusantara yang merupakan anak perusahaan 7 BUMN yang akan menjadi pembina dan pembeli dari produk-produk BUMdes," katanya.

Direktur Utama PT MBN, Wiyoto mengatakan, kegiatan tersebut memadukan antara Program Makmur Agrosol Kementerian BUMN dengan Project Leader yaitu PIHC, Program Petani Milenial Jawa Barat, dan Program Bumdes.

"Sehingga diharapkan menjadi ekosistem bisnis yang lebih kuat dan lebih besar dan saling mendukung, semata-mata untuk menggerakan perekonomian dan memberikan kesejahteraan sebesar-besarnya bagi masyarakat desa," ujar Wiyoto.

Baca juga: Siapa Bawa Nasi Goreng ke TKP Kasus Subang Malam Sebelum Kejadian, Orang Dekat, Ini Kata Kuasa Hukum

Ia juga mengungkap soal peran penting PT MBN dalam hal tersebut.

"Peran PT MBN adalah menjadi offtaker, agregator, dan pembina Bumdes," katanya.

Berdasarkan website https://mitrabumdes.co.id/ PT MBN merupakan perusahaan yang dibentuk pada 2017.

Pemegang saham dari PT MBN terdiri dari tujuh BUMN strategis, dengan Perum Bulog sebagai pemilik saham mayoritas, diikuti Danareksa, PTPN III, PT Pupuk Indonesia Holding Company (PT PIHC), PT RNI, PT PPI dan PT Pertamina Ritel.

Saat ini PT MBN mempunyai 29 entitas anak perusahaan diseluruh Indonesia dan 10 anak perusahaan di antaranya berada di Provinsi Jawa Barat.

Mulai dari MDB Tempuran Karawang, MBB Sliyeg dan MBI Indramayu, MBB Buah Dua dan MBB Conggeang Sumedang, MDB Ligung Majalengka, MD Pamarican Ciamis, MDB Cisuka Tasikmalaya, MDB Intan Garut, hingga MBB Warungkondang Cianjur.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved