Breaking News:

Gara-gara Tumpahkan Kopi, Nyawa Anak SMA di Bandung Melayang Ditikam Remaja Putus Sekolah

Tiga pelaku pengeroyokan anak SMA hingga mati di Jalan Aceh, Kota Bandung diamankan anggota Polsek Bandung Wetan.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman
iga pelaku pengeroyokan anak SMA hingga tewas di Jalan Aceh, Kota Bandung diamankan anggota Polsek Bandung Wetan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tiga pelaku pengeroyokan anak SMA hingga mati di Jalan Aceh, Kota Bandung diamankan anggota Polsek Bandung Wetan.

Kapolsek Bandung Wetan, Kompol Asep Saepudin mengatakan, ketiga pelaku pengeroyokan itu yakni VS (19), SP (22), dan IA (18). Ketiga pemuda ini nekat menghabisi anak SMA berinisial MI (16), lantaran masalah sepele.

Baca juga: Saat Tukang Ojek Tersangka Pencurian Ponsel, Ditahan Lalu Dibebaskan Jaksa lewat Keadilan Restoratif

Pada 10 Oktober 2021 malam, kata Asep, MI bersama kawannya TM (16) sedang nongkrong di Jalan Belitung, Kota Bandung. Kemudian, VS datang bermaksud meminjam jarum atau alat untuk membuka kartu ponselnya.

"Oleh salah satu kelompok korban ini, disampaikan yang ada hanya tusuk sate saja," ujar Asep, saat gelar perkara di Polsek Bandung Wetan, Sabtu (27/11/2021).

Baca juga: Bank Maybank di Karawang Dirampok, Uang RP 300 Juta Dikuras, Polisi Sebut Pelaku Lebih Dari 1

Setelah itu, VS tak sengaja menumpahkan secangkir kopi milik kelompok IM dan TM. Akibat insiden itu, para pelaku dan korban bersitegang.

"Setelah bersitegang itu mereka bergerak membubarkan diri, namun setelah bubar mereka terjadi kejar-kejaran hingga perkelahian," katanya.

Awalnya, kata Asep, perkelahian itu hanya melibatkan VS dan MI. Namun, dua orang rekan VS yakni SP dan IA ikut membantu mengeroyok MI.

Baca juga: Siapa Bawa Nasi Goreng ke TKP Kasus Subang Malam Sebelum Kejadian, Orang Dekat, Ini Kata Kuasa Hukum

SP kata dia, bertugas sebagai pengendara motor dan mengawasi situasi. Sedangkan IA berperan juga dalam melakukan pengeroyokan dengan tangan kosong.

Saat perkelahian, VS ternyata membawa senjata tajam. Mi ditikam tiga kali. TM yang berupaya membantu MI juga terkena luka tusukan.

"Kemudian para korban dibawa ke rumah sakit, dan MI meninggal dunia, sedangkan TM bisa diselamatkan," ucapnya.

VS diketahui sudah menyiapkan pisau yang dibawa dari rumahnya untuk berjaga-jaga.

"Para pelaku sudah keluar sekolah dan putus sekolah, tapi usianya rata-rata di atas 18 tahun, pisau itu disiapkan dari rumah untuk jaga-jaga, sehingga mereka gunakan pisau itu," katanya.

Para pelaku kini ditahan di Polsek Bandung Wetan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Ketiganya dijerat Pasal 338 Jo 170 KUHP karena telah mengakibatkan seseorang meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved