Breaking News:

Tentang Reuni Alumni 212, Gubernur Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Tahan Diri, Ini Alasannya

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat Jawa Barat menahan diri agar tak menghadiri Reuni 212 yang rencananya digelar di kawasan Monas.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
Istimewa/ Dok Humas Jabar
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, minta warganya agar tak ikut acara reuni 212. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat Jawa Barat menahan diri agar tak menghadiri Reuni 212 yang rencananya digelar di kawasan Monas, Jakarta, 2 Desember 2021. 

Ridwan Kamil mengatakan, potensi penularan Covid-19 masih bisa terjadi walaupun kasus Covid-19 di tingkat nasional, terutama Jabar, telah menurun drastis.

"Sebaiknya menahan diri. Kan Covid-nya belum surut, belum selesai," kata Ridwan Kamil di Hotel Preanger, Kota Bandung, Jumat (26/11/2021).

Ridwan Kamil mengatakan, kegiatan tersebut berpotensi dihadiri massa dalam jumlah besar dan rentan terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

Alangkah lebih bijak, katanya, warga Jabar mengikuti arahan dari pemerintah dengan menghindari kerumunan.

"Semua kegiatan yang berpotensi mengundang massa yang besar itu punya potensi ada pelanggaran prokes, karena dinamika di lapangan. Jadi, saran saya ikuti arahan dari pemerintah mengurangi kegiatan yang sifatnya massal termasuk kegiatan (reuni) 212," ucap Ridwan Kamil.

Sebelumnya seperti yang dilansir kompas.com, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, mengatakan Mabes Polri bakal memantau pengamanan pelaksanaan kegiatan reuni Presidium Alumni (PA) 212 pada 2 Desember 2021.

Dedi menuturkan, pengamanan akan dilakukan oleh personel dari Polda Metro Jaya.

"Langsung Polda Metro Jaya mengantisipasi hal tersebut. Mabes memantau perkembangannya," kata Dedi saat dihubungi, Rabu (24/11/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved