Breaking News:

Soal Kawin Kontrak Tegas Haram, Kasi Binmas Kemenag Cianjur Dukung Perbup Larangan Kawin Kontrak

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Cianjur, Hamdan, mengatakan, praktik kawin mut'ah atau kawin kontrak itu sangat dilarang.

tribunjabar/ferri amiril mukminin
Kantor Kemenag Cianjur 

Laporan Tribunjabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) Cianjur, Hamdan, mengatakan, praktik kawin mut'ah atau kawin kontrak itu sangat dilarang.

"Saya tegaskan di sini bahwa yang namanya kawin mut'ah atau kawin kontrak itu diharamkan dan memang tidak diperbolehkan oleh ajaran Islam," kata Hamdan, Jumat (26/11/2021) di Cianjur.

Hamdan mengatakan, saat ini Pemkab Cianjur telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang larangan praktik kawin kontrak di Cianjur.

"Saya juga sangat mendukung langkah Pemkab Cianjur karena sudah mengeluarkan Perbup tentang larangan kawin kontrak," ujarnya.

Menurutnya, dengan diterbitkan perbup larangan kawin kontrak diharapakan mereka (wisatawan) dari luar negeri tidak lagi praktik kawin kontrak.

"Mohon maaf sebelumnya, karena identik yang melakukan kawin kontrak ini biasanya wisatawan dari luar negeri yang datang ke Cianjur," katanya.

Dengan adanya edaran larangan kawin kontrak diharapkan ke depan tidak ada lagi praktik yang serupa.

"Tapi, yang menjadi pertanyaan apakah praktik kawin kontrak ini dilakukan secara masif atau tidak. Kalau ia tunjukkan di mana tempatnya," kata Hamdan.

Haramnya praktik kawin kontrak tentunya didasari oleh undang-undang dan fatwa MUI pusat tahun 1994.

"Jadi, yang dinamakan nikah mut'ah ini dilarang oleh agama dan diharamkan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved