Breaking News:

Harga Telur Ayam Ras Terus Melorot, di Tingkat Peternak di Ciamis Hanya Rp 19.300 per Kg

“Realisasi harga telur pada Kamis sudah di kisaran Rp 19.300/kg. Penurunan harga telur dalam tiga minggu terakhir terjadi hampir tiap hari,”

Penulis: Andri M Dani | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TRIBUN JABAR/ANDRI M DANI
Ayam pedaging dan telur ayam ras di tingkat peternak di Ciamis. Foto diambil pada Kamis (1/5/2014). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS- Dalam tiga minggu ini, harga telur ayam ras di tingkat peternak di Ciamis terus tergerus hampir tiap hari setelah pada hari Senin-Selasa (8-9/11/2021) sempat mencapai puncaknya Rp 23.000/kg.

Pada hari Kamis (25/11/2021) realisasi harga telur di level peternak di Ciamis sudah jatuh ke Rp 19.300/kg, sedangkan biaya pokok produksi (BEP) dikisaran Rp 19.000-Rp 20.000/kg.

“Realisasi harga telur pada Kamis sudah di kisaran Rp 19.300/kg. Penurunan harga telur dalam tiga minggu terakhir terjadi hampir tiap hari,” ujar H Kuswara Suwarman pengelola peternakan ayam Tanjung Mulya Grup Panumbangan, Ciamis kepada Tribun Jabar, Jumat (26/11/2021).

Secara rinci H Kuswara, yang juga Sekretaris Perkumpulan Peternak Ayam Priangan (P2AP) tersebut menyebut awal pekan ini, Senin (22/11) harga telur ayam ras di tingkat peternak di Ciamis Rp 20.200/kg.

Pada hari Rabu (24/11) turun jadi Rp 19.500/kg. Dalam dua hari harga telur turun  rata-rata Rp 700 tiap kilogram.

Baca juga: Telur dari Blitar Masuk Ciamis, Harga Telur Ayam Makin Menyusut, Harga di Peternak Tinggal Segini

Realisasi harga telur Kamis (25/11) turun lagi jadi Rp 19.300/kg. Turun Rp 300 dibanding hari sebelumnya. Penurunan harga telur terjadi diseluruh kabupaten/kota di Jabar.

Realisasi harga telur ayam ras di tingkat peternak di Jabar Kamis (25/11) hampir seragam kecuali di Kuningan dan Cirebon dan Cianjur yakni Rp 19.000/kg.

Di Ciamis, Tasikmalaya, Bandung, Bogor dan Sukabumi Rp 19.300/kg. Berikut di Bekasi di kisaran Rp 18.800-Rp 19.300/kg.

Terjadinya penurunan harga telur di tingkat peternak tersebut, menurut H Kuswara terutama, banyaknya pasokan telur ke pasar-pasar (stok mulai melimpah) dan masuknya telur dari luar daerah  (Jawa) ke Jabar termasuk ke Ciamis.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved