Breaking News:

Setelah Bentrokan Antarormas di Karawang, 700 Personel Gabungan TNI-Polri untuk Jaga Keamanan

Kapolres Karawang, AKBP Aldi Suhartono, mengatakan personel gabungan itu di antaranya berasal dari Polres Karawang, Brimob Polda Jabar, dan Kodim 0604

Tribun Jabar/Cikwan Suwandi
Bentrokan ormas terjadi Karawang, Jawa Barat. Akibat kejadian tersebut satu mobil hancur dan dua orang terluka, pada Rabu (24/11/2021) siang. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID,KARAWANG- Sebanyak 700 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk menjaga keamanan kepada warga Karawang setelah bentrokan antarormas

Kapolres Karawang, AKBP Aldi Suhartono, mengatakan pasukan itu berasal dari personel Polres Karawang, Brimob Polda Jabar, Sabhara Polda Jabar, Kodim 0604 Karawang, dan Yonif 312 Kala Hitam.

"Tujuannya adalah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat pasca insiden," kata Aldi, Kamis (25/11/2021).

Aldi pun mengklaim kondisi Karawang saat ini sudah kondusif. Masyarakat beraktivitas seperti biasa.

Ia mengatakan apel gelar pasukan hari ini dipimpin Danrem 063 Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Elkines Villando Dewangga.

Baca juga: Bentrokan di Karawang, Mobil Dihancurkan, Sopir dan Penumpangnya Dikeroyok

Sebelumnya, diberitakan bentrokan antarormas terjadi di depan Hotel Resinda, Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang, sekitar pukul 12.00 WIB.

Akibat kejadian itu, dua orang mengalami luka berat dan satu orang meninggal dunia yang merupakan anggota ormas GMBI. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved