Kamis, 30 April 2026

Ridwan Butuh Pertolongan Dermawan Baik Hati, Tangan Alami Luka Bakar Serius dan Harus Dioperasi

Ridwan (20), pemuda warga Desa Segeran, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, hanya pasrah merasakan nyeri di kedua tangannya.

Tayang:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Giri
Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Ridwan menunjukkan kedua tangannya yang mengalami luka bakar serius di kediamannya di Desa Segeran, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Kamis (25/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Ridwan (20), pemuda warga Desa Segeran, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, hanya pasrah merasakan nyeri di kedua tangannya.

Kedua tangannya itu diketahui mengalami luka bakar cukup serius.

Luka tersebut ia dapat sekitar lima bulan yang lalu saat bekerja di rumah makan di Jakarta.

Selain nyeri, kedua tangan Ridwan juga kaku.

Dia sering merasakan panas hingga gatal-gatal.

"Ini kena kebakaran pas kerja di Jakarta, lagi masak, tiba-tiba kompornya meledak," ujar Ridwan kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di kediamannya, Kamis (25/11/2021).

Kepala Desa Segeran, Golib Munawar, mengatakan, Ridwan ini merupakan anak kurang mampu.

Ayahnya bahkan diketahui juga adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kedua orang tua Ridwan kini sudah lama berpisah.

Golib Munawar mengatakan, Ridwan hanya tinggal sebatang kara atau sendirian di rumah bekas peninggalan neneknya yang beberapa waktu lalu meninggal dunia.

"Bukan kurang mampu, tapi sangat tidak mampu. Rumah saja tidak punya. Rumah sebelumnya ia tinggal di pinggir kali dan sekarang sudah rata dengan tanah. Kondisi rumahnya itu sangat tidak layak," ujar dia.

Pemerintah desa, kata Golib, juga terus melakukan upaya untuk membantu kesembuhan Ridwan.

Pemerintah desa akan membantu semaksimal mungkin seperti memfasilitasi kendaraan untuk Ridwan berobat hingga kebutuhan makannya sehari-hari.

Pihaknya juga mengutus pamong desa untuk selalu mengontrol kondisi kesehatan Ridwan.

Hanya saja, kata dia, pihak desa kesulitan bilamana harus menanggung biaya operasi Ridwan.

Untuk itu, dia berharap pemerintah daerah maupun pusat bisa turut membantu agar kondisi luka bakar yang dialami Ridwan secepatnya bisa diobati.

Pasalnya, jika terus dibiarkan, ucap Golib Munawar, menurut keterangan dokter, kedua tangan Ridwan terpaksa harus diamputasi karena kondisinya yang sudah sangat parah.

"Ridwan sebelumnya pernah dioperasi juga, kulit pahanya diambil untuk kemudian ditempelkan ke tangannya yang kena luka bakar itu. Biayanya sampai Rp 18 juta karena pakai umum," ujar dia. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved