Breaking News:

Oded-Yana Genjot Dirikan Koperasi Tiap Kelurahan, Ada Koperasi Juara dan Koperasi di Tempat Ibadah

Wali Kota Bandung Oded M Danial bersama Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana pada masa periode jabatannya berjanji peningkatan kesejahteraan masyaraka

Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
Dok. Humas Pemkot Bandung
Wali Kota Bandung, Oded M Danial dan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung Oded M Danial bersama Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana pada masa periode jabatannya berjanji peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai salah satu janji politik sehingga banyak program yang disusun.

Salah satunya adalah pembentukan dan peningkatan peranan koperasi di masyarakat, yakni setiap kelurahan ada satu Koperasi Juara

Selain itu tempat ibadah juga harus memiliki koperasi agar bisa berperan dalam peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat membuka “Kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Janji Wali Kota di Bidang Koperasi” bersama dengan “Bimbingan Teknis Optimalisasi Koperasi Juara dan Koperasi” di tempat ibadah di Hotel Horison, Kota Bandung, Kamis (25/11).

Yana mengatakan, Koperasi Juara adalah koperasi yang beranggotakan masyarakat dengan kriteria, memiliki badan hukum, memiliki sertifikat nomor induk koperasi (NIK), peningkatan jumlah anggota, dan menyalurkan dana sosial dan pembangunan daerah kerja di lingkungan tempat koperasi berada.

Sedangkan koperasi di tempat ibadah adalah koperasi yang didirikan di tempat ibadah yang memiliki peranan. Hal ini dalam upaya mendorong peningkatan tempat ibadah untuk peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Alhamdulillah program pembentukan Koperasi Juara di setiap kelurahan bisa terlaksana dan Koperasi di Tempat Ibadah hingga saat ini sudah terbentuk 63 koperasi baru di kelurahan dan 60 koperasi di tempat ibadah," ujarnya.

Menurut Yana, pembentukan koperasi baru ini sempat tersendat pada tahun 2020, karena adanya pandemi Covid-19. Namun di tahun 2021 dilakukan akselerasi sehingga bisa berdiri lagi 30 koperasi di kelurahan dan 30 lagi koperasi di tempat ibadah di Kota Bandung.

"Tentu saja tidak hanya sampai terbentuk, pemerintah terus melakukan pembinaan sehingga koperasi yang baru berdiri, bisa berkembang dengan baik," ujarnya.

Yana mengatakan, masa pandemi omzet koperasi menurun hingga lebih dari 50 persen, tapi Kementerian Koperasi dan Dinas Koperasi Kota Bandung bergerak cepat untuk memulihkan usaha koperasi ini dengan mengeluarkan beberapa regulasi dan langkah-langkah strategis untuk pengembangannya.

Kepala Dinas KUKM Kota Bandung, Atet Dedi Handiman, menyampaikan, tujuan kegiatan itu untuk mewujudkan gerakan koperasi di berbagai sektor kegiatan ekonomi menuju koperasi yang berkualitas, sehat organisasi, sehat usaha, dan permodalan menuju koperasi modern.

Peserta kegiatan merupakan 50 Pengurus Koperasi Juara, dan 50 Pengurus Koperasi di Tempat Ibadah.

Atep mengatakan,  realisasi pelaksanaan pembinaan Koperasi Juara pada 2019 terealisasi sesuai target yaitu 20 koperasi. Pada tahun 2020 target 13 koperasi juga terealisasi sesuai target. Jumlah sampai dengan 2021 sebanyak 63 Koperasi.

"Sedangkan realisasi pelaksanaan koperasi tempat ibadah tahun 2019 hingga 2021 terealisasi sesuai target, yaitu 60 koperasi," katanya.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved