Breaking News:

Oded-Yana Fokuskan 8 Isu Prioritas, Bappelitbang: Layanan Dasar Terpenuhi Lebih dari Standar Minimal

Bappelitbang Kota Bandung menyebutkan di era kepemimpinan Oded M. Danial dan Yana Mulyana terdapat delapan isu prioritas yang menjadi fokus pelayanan

Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/GANI KURNIAWAN
Wali Kota Bandung Oded M Danial saat diwawancarai Wartawan Tribun Jabar Tiah SM 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Bandung mengungkapkan di era kepemimpinan Wali Kota Oded M. Danial dan Wakilnya Yana Mulyana terdapat delapan isu prioritas yang menjadi fokus pelayanan masyarakat.

Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappelitbang Kota Bandung, M Yudi Mulyana menyebutkan, kedelapan isu prioritas tersebut meliputi layanan dasar terkait kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan.

"Layanan dasar semuanya lebih dari standar minimal,  contoh pendidikan  mencapai 20 persen," ujar Yudi  di Taman Dewi Sartika, Kamis, (25/11).

Yudi,  mengatakan, Pak Oded-Yana juga fokus pada isu humanisme seputar sosial budaya masyarakat dan memperhatikan kolaborasi masalah keuangan.

Ia menambahkan, tahun 2022 fokus Pemerintah Kota Bandung masih berkaitan dengan pandemi Covid-19. Meski begitu, program lain terkait delapan isu prioritas tetap diperhatikan secara proporsional.

"Tahun depan ada juga prioritas pemulihan ekonomi, kita pendekatan ke peningkatan UMKM. Kemudian ada banyak pelatihan kewirausahaan, ketenagakerjaan, ekraf (ekonomi kreatif)," ujarnya.

Kendati berjibaku di tengah refocusing anggaran tersebut, namun urusan lainnya pun tetap diupayakan bisa terpenuhi secara maksimal. Seperti di bidang infrastruktur, anggaran yang ada tetap dioptimalkan untuk pemeliharaan. 

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi, mengungkapkan, dalam tiga tahun terakhir alokasi pemantapan jalan hanya di kisaran Rp 50-an miliar. Padahal nominal idealnya Rp 380 miliar.

"Survei semester pertama kemarin pemantapan jalan di 91,87 persen. Memang masih di bawah target di 93 persen," kata Didi. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved