Breaking News:

Viral Pemilik Toko Kelontong di Bandung Gagalkan Aksi Percobaan Perampokan, Aksi Terekam CCTV

Aksi percobaan perampokan disebuah toko kelontong, di Jalan Terusan Saluyu, Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung terekam CCTV

Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman
Kapolsek Rancasari, Kompol Wendy Boyoh 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aksi percobaan perampokan disebuah toko kelontong, di Jalan Terusan Saluyu, Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung terekam CCTV dan viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat ada dua orang mengenakan masker dan jaket berpenutup kepala mendatangi toko kelontongan tersebut.

Para pelaku kemudian masuk ke area dibalik etalase, mengambil uang tunai. Saat akan meninggalkan toko, pemilik toko langsung berusaha mengejar kedua pelaku dan sempat terjadi perlawanan.

Baca juga: Cerita Merpati Harga Miliaran, Jaguar Dijual Rp 1,5 M, Rampok Rp 2 M, Pemilik Sempat Tak Bisa Tidur

Persitiwa tersebut diketahui terjadi pada Rabu (24/11/2021) tengah malam pukul 01.50 WIB.

Kapolsek Rancasari Kompol Wendy Boyoh membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, aksi itu merupakan upaya perampokan.

"Jadi, terjadi percobaan melakukan pemalakan warung kelontongan," ujar Wendy, saat ditemui di Mapolsek Rancasari, Rabu (24/11/2021).

Dalam aksi itu, kata dia, para pelaku gagal melakukan perampokan karena mendapat perlawanan dari pemilik toko.

"Kejadian itu dilakukan perlawanan. Sudah terjadi perpindahan tempat (uang) Rp 1,5 juta tapi tidak terbawa. Dilakukan perlawanan," katanya.

Menurut Wendy, para pelaku yang diduga tiga orang tersebut membawa senjata tajam berupa pisau yang di todongkan kepada korban. Namun, saat terjadi perlawanan, gagang pisau patah.

"Membawa senjata tajam berupa pisau karena perlawanan sempat dipatahkan. Tidak ada kerugain materil, tidak ada luka," ucapnya.

Pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Pemilik toko pun sudah membuat laporan polisi ke Polsek Rancasari.

"Selanjutnya tetap kita lakukan penyelidikan dan sudah kita terima laporannya," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved