Breaking News:

Sarah Meninggal Dianiaya

Suami Jahat dari Arab Saudi, AL Bahkan Cemburu Jika Sarah Berpelukan dengan Sesama Perempuan

Menurut Salman, AL yang berusia 29 tahun itu juga cemburu jika Sarah menemui teman sekolahnya yang perempuan.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Ravianto
Istimewa/ Muslim
seorang suami di Cianjur tega menyiramkan air keras kepada istrinya hingga mengalami luka bakar serius, Sabtu (20/11/2021). 

"Anggota Polres Cianjur langsung merapat ke bandara untuk membawa pelaku ke Cianjur," katanya.

Terkait apa motif AL tega menyiram istrinya dengan air keras hingga meninggal, pihak kepolisian masih mendalaminya.

Berdasarkan keterangan sementara, pelaku melakukan hal itu lantaran sakit hati.

"Masih kami dalami motifnya, sementara sakit hati, mengarah cemburu ada, namun masih kami dalami," kata Septiawan.

Detik-detik Sarah Disiram Air Keras

Sebelumnya, Ketua RW 07, Endang Sulaeman (57) sudah menceritakan seperti apa kejadian yang membuat Sarah meninggal dunia.

Pada Sabtu (20/11/2021) dini hari, terdengar jelas seperti apa rintihan minta tolong Sarah.

Endang yang awalnya tertidur kemudian dibangunkan oleh anaknya.

Ia lalu langsung bergegas ke rumah Sarah.

"Di sana Sarah sudah berada di teras dengan kondisi yang mengenaskan," ujarnya.

Saat itu, Sarah dengan suaranya yang semakin melemah menyebut ia sudah dianiaya oleh suaminya.

Endang pun mendapatkan permintaan terakhir dari Sarah.

Perempuan itu meminta agar Endang mengambilkan ponsel yang ada di ruang tamu.

Sarah masih ingat, ia sempat mengisi daya ponselnya di lokasi tersebut.

Namun, Endang dan Ketua RT tak menemukan ponsel tersebut.

Mereka hanya mendapati ruang tamu sudah acak-acakan.

"Saat itu saya mendengar Sarah menjelaskan bahwa ia baru saja dianiaya suaminya, kepalanya dibenturkan, mulutnya dilakban, dan tangannya diikat," ujar Endang.

Dari pertama datang, Endang sudah langsung menutup tubuh Sarah menggunakan kain.

Pasalnya, tubuh Sarah melepuh. Endang pun mendapatkan keterangan perempuan bernasib nahas itu sudah disiram air keras.

"Saya langsung berinisiatif mendatangi polisi dan menelepon ambulans desa," kata Endang.

Setelah kembali dari Polsek, ia melihat wajah Sarah sudah membengkak.

Sarah kemudian dibawa ke rumah sakit. Namun, nyawanya sudah tak tertolong lagi.

Pada Sabtu (20/11/2021) sekitar pukul 20.30 WIB, Endang mendapatkan kabar Sarah meninggal dunia saat akan dirujuk.

Artikel ini diolah dari laporan wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved