Breaking News:

Rendahkan Perempuan Cianjur, Satgas Pencegahan Kawin Kontrak Segera Dibentuk

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Cianjur, H Iwan mengatakan, Pemkab Cianjur akan bentuk Satgas Pencegahan Kawin Kontrak.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Bupati Cianjur, Herman Suherman, dan Wakil Bupati Cianjur, Tb Mulyana Syahrudin, me-launching peraturan bupati (perbup) tentang pencegahan kawin kontrak, bertempat di Villa Kota Bunga Kecamatan Cipanas, Jumat (18/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Pemkab Cianjur akan membentuk Satgas Pencegahan Kawin Kontrak karena maraknya kasus tersebut di Cianjur

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Cianjur, H Iwan mengatakan, tugas Satgas Pencegahan Kawin Kontrak akan mengawasi dan mencegah praktik kawin kontrak di kawasan atau daerah yang disinyalir menjadi tempat praktik kawin kontrak.

Ia mengatakan Pemkab Cianjur sudah mengeluarkan Peraturan bupati (Perbup) tentang larangan kawin kontrak.

Baca juga: Suami Jahat dari Arab Saudi, AL Bahkan Cemburu Jika Sarah Berpelukan dengan Sesama Perempuan

Iwan mengatakan, dengan dikeluarkannya peraturan bupati tentang larangan kawin kontrak di Cianjur berharap tidak lagi ada kejadian yang menimpa perempuan Cianjur menjadi korban kawin kontrak.

"Ya, jadi, setelah dilakukan kajian dan dilakukan musyawarah Pemkab Cianjur telah mengeluarkan peraturan bupati (Perbup) tentang kawin kontrak," kata Iwan di Cianjur, Rabu (24/11/2021).

Menurutnya, fungsi tim satgas sendiri nantinya selain mengawasi praktik kawin kontrak juga akan gencar melakukan sosialisasi terhadap masyarakat.

"Sosialisasi itu pasti akan dilakukan nantinya sama tim satgas, tentunya di beberapa titik yang memang diduga terjadi kawin kontrak," katanya.

Saat ditanya dengan dikeluarkannya Perbup kawin kontrak, apakah tidak akan tumpang tindih dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Iwan mengaku belum mengetahui kalau sudah ada undang-undang yang mengatur tentang larangan kawin kontrak.

Baca juga: Istri Ditelanjangi, Dipukuli Lalu Diseret Suami, Berawal dari Aktifitas di Media Sosial

Seperti diketahui, bahwa yang namanya kawin kontrak adalah suatu bentuk perkawinan yang dibatasi oleh waktu tertentu sesuai yang diperjanjikan kedua pihak dan  bentuk perkawinan yang tidak sah menurut Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved