Breaking News:

Jalan Nasional Cirebon-Bandung Macet, Buruh Unjukrasa, Masa UMK 2021 Naik Segini

Kecelakaan lalulitas terjadi Jalan Sukabumi-Cianjur tepatnya tanjakan Tugu, Desa Pasirhalang Kecamatan Sukaraja Kabupanten Sukabumi, Rabu (24/11/2011)

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Eki Yulianto
Massa buruh di Kabupaten Majalengka kembali berunjukrasa, berjalan kaki menuju Kantor Bupati Majalengka, Rabu (24/11/2021). Jalan Nasional Cirebon-Bandung macet 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR,ID, MAJALENGKA- Massa buruh di Kabupaten Majalengka kembali berunjukrasa, berjalan kaki menuju Kantor Bupati Majalengka. Jalan Nasional Cirebon-Bandung macet

Mereka berunjukrasa soal penolakan penetapan Upah Minimum Kabupaten/kota (UMK) tahun 2022 yang hanya naik Rp 36 ribu.

Akibatnya, ratusan kendaraan terjebak macet di jalur Jalan Nasional Cirebon-Bandung tepatnya di depan perempatan lampu merah Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: Rhl Oknum Polisi Setubuhi Istri Tersangka Diadili, Korban Minta Polisi Jahat Jangan Dipelihara

Kemacetan ini terjadi akibat menumpuknya kendaraan massa buruh yang akan melakukan aksi demonstrasi di Pendopo Bupati Majalengka.

Pantauan Tribun, kemacetan mulai terjadi di jalan raya Cirebon-Bandung yang melintas di wilayah Kecamatan Sumberjaya hingga Jatiwangi.

Ribuan sepeda motor buruh memenuhi hampir seluruh badan jalan.

Akibatnya kendaraan dari arah Kadipaten menuju Cirebon terhenti di beberapa titik. Bahkan tidak sedikit pengendara sepeda motor yang harus mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan.

Sementara untuk kendaraan roda 4, terpaksa harus menunggu iring-iringan sepeda motor buruh. Perempatan Jatiwangi menjadi titik berkumpulnya ribuan buruh dari berbagai pabrik.

Baca juga: Tiba-tiba Yoris-Danu Disinggung Soal Tersangka Kasus Subang oleh Kuasa Hukum, Ada Apa?

Dari informasi yang didapat para buruh akan melakukan konvoi dengan rute Jatiwangi menuju Kadipaten sebelum bergerak ke Pendopo Bupati Majalengka.

"Ini ikut aksi mau ke Pendopo Bupati Majalengka menuntut kenaikan UMK," ujar Ketua Aliansi Buruh Majalengka (ABM), Joko Purnomo, Rabu (24/11/2021).

Selain melakukan aksi konvoi menuju Pendopo Bupati, para buruh ini juga melakukan aksi sweeping ke sejumlah pabrik untuk mengajak buruh yang masih bekerja untuk ikut dalam aksi.

"Betul ada aksi sweeping dulu," ucapnya.

Aksi ini merupakan buntut kekecewaan buruh Majalengka terhadap penetapan kenaikan UMK 2022 yang hanya sebesar Rp 36 ribu.

Kenaikan itu disepakati dalam rapat pleno Dewan Pengupahan pada Selasa (23/11/2021) kemarin.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved