Breaking News:

Dua Preman Pemalak Sopir Truk di Sumedang Diringkus Polisi, Diberi Rp 2000 Malah Ngamuk, Rusak Kaca

kedua pelaku memberhentikan truk tersebut dan meminta uang kepada sopir truk, dan sopir truk pun akhirnya memberikan uang

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Dua orang preman berinisial NU (29), dan US (22) hanya bisa tertunduk lesu saat dihadirkan pihak Kepolisian Resort Sumedang di hadapan awak media saat konferensi press, Rabu (24/11/2021) 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dua orang preman berinisial NU (29), dan US (22) hanya bisa tertunduk lesu saat dihadirkan pihak Polres Sumedang di hadapan awak media saat konferensi press, Rabu (24/11/2021)

Kedua pria asal Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang tersebut ditetapkan sebagai tersangka kasus pemalakan dan aksi pengrusakan kaca depan truk yang bernomor polisi D 8279 ZG di Jalan Parakanmuncang-Simpang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (22/11/2021) malam.

Kepada Polisi, mereka mengaku terpaksa melakukan aksi kejahatan karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Baca juga: Miris, Juru Parkir di Sumedang Kena Sabetan Gir Tajam Saat Bantu Pegawai Minimarket Korban Pemalakan

"Berdasarkan keterangan yang didapat kedua pelaku, mereka nekat melakukan hal tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi," kata Wakapolres Kompol Asep Agustoni di Aula Tribrata Polres Sumedang.

Asep mengatakan, penangkapan pelaku dilakukan setelah jajaran Polsek Pamulihan menerima laporan dari korban yang telah menjadi korban pemalakan dan pengrusakan kaca mobil yang dilakukan kedua pelaku.

"Ini bentuk responship petugas. Kedua pelaku ditangkap di kawasan Cimanggung," kata Asep.

Selain itu, Asep menyebutkan, aksi kejahatan pelaku bermula saat pengendara truk bernam Indra Lesmana (31), warga Kampung Cibojong RT 04/04 Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, sedang mengendarai truk di wilayah Cibuntu, Parakanmuncang.

Kemudian, di kawasan tersebut, kedua pelaku memberhentikan truk tersebut dan meminta uang kepada sopir truk, dan sopir truk pun akhirnya memberikan uang sebesar Rp2 ribu.

Namun, kata Asep, karena merasa kurang, para pelaku kembali meminta uang dan kemudian memukul kaca mobil.

Baca juga: Palak Sopir Truk Kontainer Hingga Rp 1 juta, Pelaku Pungli Pasar Caringin Ditangkap

"Atas kejadian tersebut, sopir truk langsung pergi ke arah Simpang Pamulihan dan dikejar oleh para pelaku dengan menggunakan sepeda motor. Di kawasan Simpang Pamulihan pelaku kembali menghadang dan merusak kaca depan truk," katanya.

US, salah satu pelaku pemalakan, mengatakan, pihaknya mengaku nekat melakukan aksi pemalakan tersebut lantaran himpitan ekonomi.

"Ya, terpaksa karena faktor ekonomi," kata dia.

"Kedua pelaku dijerat Pasal 170 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara, " ujar Asep, menambahkan

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved