Breaking News:

UMK Majalengka 2022

Buruh Minta UMK Majalengka 2022 Naik Rp 360 Ribu, Ini Respons Pemerintah Daerah

Buruh tak terima hasil penetapan UMK Majalengka 2022 yang telah disepakati oleh Dewan Pengupahan dalam rapat pleno pada Selasa. Naik hanya Rp 36 ribu

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Ribuan buruh di Kabupaten Majalengka melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Majalengka, Rabu (24/11/2021). 

Banyaknya jumlah buruh yang datang sempat membuat jalan KH Abdul Halim tidak bisa dilalui kendaraan.

Bahkan kawasan alun-alun telah dipenuhi oleh massa buruh.

Baru sekitar pukul 13.30 WIB, massa buruh mulai menyampaikan aspirasinya.

Dalam aspirasi yang disampaikan beberapa kordinator aksi, buruh Majalengka tidak terima dengan hasil penetapan UMK 2022 yang telah disepakati oleh Dewan Pengupahan dalam rapat pleno pada Selasa kemarin.

"Kami menyatakan keprihatinan yang sedalam-dalamnya atas putusan kemarin yang hanya naik Rp 36 ribu atau Rp 1.200 per hari, itu sama saja dengan harga pakan ayam untuk satu hari," kata Ketua Aliansi Buruh Majalengka, Joko Purnomo.

Baca juga: Tak Ada Unjuk Rasa Buruh di Cianjur Hari Ini, UMK Ditetapkan Naik 1,09 Persen

Massa kemudian menyuarakan untuk bertemu dengan Bupati Majalengka Karna Sobahi.

Sayangnya dari informasi yang didapat, Bupati Majalengka tidak sedang berada di kantornya.

Massa buruh kemudian mengancam akan tetap bertahan di depan Kantor Bupati.

Bahkan massa mengancam untuk masuk ke dalam jika kehadirannya tidak ditemui oleh perwakilan dari pemerintah.

Namun, tidak berselang lama, beberapa orang perwakilan buruh kemudian dipersilakan masuk ke dalam area kantor Bupati Majalengka. Mereka menggelar audiensi dengan Wakil Bupati Majalengka.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved