Breaking News:

Demo Buruh

Buruh Ancam Menginap di Halaman Pemkab Jika Tak Ditemui Bupati Anne, Minta Rekomendasi Kenaikan Upah

Massa yang diperkirakan mencapai 2.000 orang tersebut bergerak melakukan longmarch dari Simpang Sadang menuju kantor Pemkab Purwakarta.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Aksi longmarch unjuk rasa kenaikan upah buruh di Jalan Tengah, Kabupaten Purwakarta, Rabu (24/11/2021). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Aksi longmarch unjuk rasa buruh di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, berlangsung dari Sadang, Kabupaten Purwakarta, menuju kantor Pemkab Purwakarta pada Rabu (24/11/2021).

Mereka mulai berkumpul pukul 09.00 WIB.

Para buruh yang berasal dari wilayah Jatiluhur, Campaka, Bungursari, dan beberapa wilayah lain itu sengaja dipusatkan di Simpang Sadang.

Massa yang diperkirakan mencapai 2.000 orang tersebut bergerak melakukan longmarch dari Simpang Sadang menuju kantor Pemkab Purwakarta.

Tuntutan para buruh di antara adalah meminta kenaikan upah minimum sektoral kota (UMSK), sebesar 10 persen di tahun 2022.

Selain meminta kenaikan upah, para buruh juga menolak diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 (PP 36) tentang pengupahan sebagai dasar aturan kenaikan upah.

Para buruh juga diketahui menolak disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibuslaw).

Para buruh yang berangkat dengan ratusan sepeda motor dan lima mobil komando tersebut meminta Bupati Purwakarta untuk mengeluarkan rekomendasi kenaikan upah.

Mereka juga mengancam akan menginap di halaman Pemkab Purwakarta jika tak ditemui secara langsung oleh Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Mereka juga menuntut surat rekomendasi kenaikan upah dikeluarkan oleh Bupati Purwakarta. (*)

Aksi longmarch unjuk rasa kenaikan upah buruh di Jalan Tengah, Kabupaten Purwakarta, Rabu (24/11/2021).

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved