Breaking News:

Usulan UMK Ciamis Tahun 2022 Rp 1.897.867, KSPSI Sepakat: Banyak Usaha Lumpuh

Usulan UMK Ciamis untuk tahun 2022 sudah disepakati termasuk oleh KSPI Ciamis

Penulis: Andri M Dani | Editor: Siti Fatimah
kompas.com
Ilustrasi UMK 

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Usulan UMK Ciamis untuk tahun 2022 sudah disepakati dalam rapat pleno Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) Ciamis yang berlangsung Senin (22/11) sore di SKB (eks gedung BKD) di Jl Bojonghuni Ciamis.

Rapat pleno Depekab Ciamis untuk pengesahan usulan UMK Ciamis tahun 2022 tersebut dihadiri pengurus Apindo Ciamis, perwakilan pekerja dari KSPSI Ciamis, Perguruan Tinggi dan perwakilan pemerintah seperti dari Disnaker, Disperindagkop UMKM, Bagian Kesra serta BPS.

Usulan UMK tahun 2022 tersebut oleh Dewan Pengupahan Kabupaten Ciamis sudah disampaikan kepada Bupati Ciamis.

Baca juga: Ekonom Unpad Sebut Serikat Pekerja Harus Bijak dalam Meminta Kenaikan UMP

Untuk direkomendasikan ke Gubernur dan tinggal menunggu penetapan dari Gubernur.   

“Pada rapat pleno Depekab kemarin  semuanya sudah sepakat, termasuk dari perwakilan pekerja juga sepakat. UMK Ciamis untuk tahun 2022 besarannya Rp 1.897.867. Atau ada kenaikan 0,92 %, sekitar Rp 17.212,” ujar Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Ciamis, Iwan Erawan kepada Tribun Selasa (23/11).

Sebagai Ketua KSPSI Kabupaten Ciamis menurut Iwan, ia memahami kondisi ekonomi saat ini terutama di Ciamis saat masa pandemi dan masih diberlakukannya PPKM.

“Ekonomi baru mulai bangkit, sebelumnya banyak usaha yang sempat lumpuh. Jadi kami memahami kalau UMK hanya naik 0,92%,” katanya.

Baca juga: Naik Rp 31 Rabu, UMP 2022 Jabar Jadi Rp 1.841.487,31 Bagi Pekerja dengan Masa Kerja dibawah 1 tahun.

Meski di Ciamis kenaikan UMK yang diusulkan hanya 0,92% sesuai dengan acuan perhitungannya berdasarkan PP NO 36 tahun 2021 tersebut menurut Iwan sampai saat ini kondusif.

“Sampai saat ini tidak ada gejolak dan riak dari pekerja. Mudah-mudahan kondusif,” ujar Iwan.

Di Ciamis sendiri katanya ada sekitar 10.000 pekerja. Sebagian besar merupakan pekerja di usaha home industri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved