Breaking News:

Luncurkan Laswee Creative Space, Ridwan Kamil Persilakan Komunitas Manfaatkan Aset Pemprov Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mempersilakan kelompok masyarakat memanfaatkan aset-aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk kegiatan ekonomi

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/NAZMI ABDURRAHMAN
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat meresmikan Laswee Creative Space di Jalan Laswi No. 1, Kota Bandung, Selasa (23/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mempersilakan kelompok masyarakat memanfaatkan aset-aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk berbagai kegiatan ekonomi atau ruang publik

Orang nomor satu di Jawa Barat yang akrab disapa Emil itu mengatakan, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani pun memerintahkan agar mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui aktivasi aset-aset daerah yang terbengkalai. 

"Kita melaksanakan perintah Bu Sri Mulyani, agar di masa sulit seperti (pandemi) Covid-19, saat pajak turun, meningkatkan pendapatan dari sumber lain. Satu, dari BUMD dan dari aset-aset yang dimanfaatkan secara ekonomi maksimal," ujar Emil, saat meresmikan Laswee Creative Space di Jalan Laswi Nomor 1, Kota Bandung, Selasa (23/11/2021). 

Pemprov Jabar, kata dia, terbuka bagi kelompok masyarakat yang ingin memanfaatkan aset-aset Pemerintah untuk kegiatan ekonomi atau ruang publik, melalui cara dan prosedur yang sudah ditentukan. 

"Sehingga kami mendapatkan pendapatan, kegiatan ekonomi masyarakat juga maju," katanya. 

Saat ini, kata dia, aset milik Pemerintah Jawa Barat, jumlahnya mencapai ribuan. Mulai dari lahan kosong hingga bangunan gedung. 

"Yang sudah dikerjasamakan mungkin baru 5-10 persen. Ini berlaku di seluruh Jabar. Biasanya lokasinya juga bagus, pasti di tengah kota," ucapnya. 

Salah satu aset Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dioptimalkan adalah Laswee Creative Space yang dibangun di atas lahan dan bangunan milik Pemprov Jabar, seluas 2.833 meter persegi hasil kolaborasi Koperasi Bima Sejahtera Sentosa (BSS) bersama PT Olah Kelola Ruang. 

"Pendapatan pemerintah cuma tiga, dari pajak, perusahaan, dan ketiganya aset. Asetnya ini banyak diem, jadi mudah- mudahan Laswee Creative Space ini bisa menyemangati," katanya. 

Komisaris PT Olah Kelola Ruang, Deddy Wahjudi mengatakan, Laswee Creative Space didesain sebagai ruang untuk bertukar ide dan gagasan berbagai komunitas yang ada. 

Laswee Creative Space juga, kata dia, dapat digunakan untuk komunitas yang ingin membuat event secara rutin. 

"Selain memiliki lokasi yang strategis, Laswee berbekal fasilitas pendukung yang dapat menampung sampai dengan 300 pengunjung dalam setiap event-nya," ujar Deddy. 

Komisaris PT Olah Kelola Ruang, Dina Dellyana menambahkan, hadirnya Laswee Creative Space tergerak dari visi Menkeu RI, Sri Mulyani pada 2020 yang berharap aset atau barang milik negara (BMN) dioptimalisasi dalam rangka memberikan manfaat lebih bagi masyarakat. 

"Laswee Creative Space merupakan salah satu contoh dari optimalisasi aset tersebut, dan tentu kami bersyukur semangat Menkeu ini sejalan dengan misi Pak Ridwan Kamil yang ingin menghidupkan asset Pemprov Jawa Barat, khususnya di Bandung," ujar Dina.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved