Breaking News:

Peringati Hari Anak Sedunia, Siswa Indonesia Ini Tampil Beda, Ajak Selamatkan Lingkungan

Siswa DHIS Primary mengajak anak-anak dunia menyelamatkan lingkungan di tengah isu perubahan iklim global.

Editor: Siti Fatimah
istimewa

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Memperingati Hari Anak Sedunia setiap 20 November digelar International Kids Conference. Ajang bergengsi bagi pelajar dunia untuk mengekspresikan ide kreatif dan proyek inovatif mereka kepada pelajar lintas negara dan benua.

Pada kegiatan kali ini, sebanyak 15 siswa Darul Hikam Integrated School (DHIS) Primary tampil beda dalam ajang International Kids Conference 2021tersebut.

Ketika sejumlah pelajar negara lain unjuk kecakapan personal, siswa DHIS Primary mengajak anak-anak dunia menyelamatkan lingkungan di tengah isu perubahan iklim global.

Baca juga: Wagub Jabar Usul 10 Muharam sebagai Hari Anak Yatim Nasional

Luar biasanya, 15 siswa DHIS Primary lolos seleksi dan terpilih menjadi presenter bersama 125 anak-anak yang berasal dari 15 negara di lima benua.

Sebuah kebanggaan bagi Indonesia memiliki talenta yang berani dan mampu mempresentasikan gagasan penyelamatan lingkungan di kancah global.

Principal DHIS Primary Rustati mengungkapkan, keikutsertaan dalam International Kids Conference berawal dari saran dan hasil evaluasi sekolah tahun ajaran lalu agar mengikutsertakan siswa dalam ajang non-lomba yang sesuai dengan salah satu aspek keunggulan sekolah DHIS Primary, yaitu Science, Technology, Engineering, Math (STEM) Education Programme.

Baca juga: Peringati Hari Anak Nasional, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Vaksinasi Bagi Pelajar di Bandung

Sejak saat itu, pihaknya mulai menelusuri konferensi atau simposium bagi siswa sekolah dasar hingga menemukan ajang International Kids Conference 2021.

Rustati pun segera menyeleksi secara internal dari makalah yang dibuat para siswa sebagai proyek dan penelitian pada mata pelajaran Education on Environment (Pendidikan Lingkungan Hidup).

Dari hasil seleksi ini, ia memutuskan 15 siswa dengan hasil proyek lengkap dan sesuai.

"Alhamdulillah, ternyata ke-15 siswa tersebut lolos dan menjadi presenter dari ratusan papers dan peserta yang masuk kepada pihak penyelenggara dari berbagai negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Turki, Afrika Selatan, UEA, Amerika Serikat, Inggris, Italia, Prancis, Kanada, Kamboja, dan Kenya," tutur Rustati di DHIS Primary, Jl. Brigjen Katamso No. 7 Kota Bandung, Senin (22/11/2021).

Baca juga: Peringati Hari Anak 1.000 Anak di Kota Bandung Ikuti Vaksinasi, Masih Minim Anak yang Sudah Divaksin

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved