Breaking News:

Polisi Akui Penanganan Kasus Tragedi Sungai Cileueur Ciamis Memakan Waktu Cukup Lama

kasus tragedi Sungai Cileueur Ciamis menewaskan 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Tarsisius Sutomonaio
andri m dani/tribun jabar
Leuwi Ili yang ada di aliran Sungai Cileueur, Ciamis. Leuwi Ili ada di Desa Utama dan menjadi lokasi meninggalnya 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung saat susur sungai, Jumat (15/10/2021) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS- Kapolres Ciamis, AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, mengakui penanganan kasus tragedi Sungai Cileueur memakan waktu yang cukup lama. Kasus tersebut menewaskan 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung.

Kasus tersebut telah menjadi perhatian banyak orang karena ada 11 korban meninggal akibat kejadian yang berawal dari kelalaian.

Untuk mengungkapkan kasus tragedi Sungai Cileueur tersebut, penyidik Polres Ciamis telah memeriksa 16 saksi termasuk 4 warga setempat yang saat sedang memancing di Leuwi Ili dan melakukan penyelamatan terhadap 14 korban selamat.

“Karena kami melakukan penanganan kasusnya dengan prinsip kehati-hatian,” ujar AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi  S.I.K MSc Eng yang didampingi Kasat Reskrim AKP Afrizal Wahyu Ahmad S.IK dan Kasi Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena NEB kepada para wartawan di Aula Pesat Gatra Mapolres Ciamis, Senin (22/11) siang.  

Selain itu penyidik juga sudah melakukan dua kali olah lokasi kejadian (olah TKP) di Leuwi Ili.

Baca juga: BREAKING NEWS Guru Mts Harapan Baru Ciamis Tersangka 11 Pelajar Mati Tenggelam di Sungai Cileueur

Pada awal penyelidikan menurut AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi  tidak ada jadwal kegiatan di tengah sungai. Semula kegiatan tersebut hanya di sisi sungai dalam rangka memungut sampah.

Setelah dilakukan pendalaman kasus, ternyata terjadwal ada kegiatan di tengah sungai (menyeberang) yang melibatkan siswa.

Dari pendalaman kasus tersebut diketahui ada unsur pidananya seperti yang diatur ketentuan pasal 359 KUHP.

Tersangka Ro (41) sebagai penanggung jawab kegiatan sebenarnya memiliki kompetensi yang cukup untuk kegiatan itu. Sebelumnya ia sempat melakukan survei dan punya kemampuan mitigasi bencana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved