Breaking News:

Anggota DPR RI Kecam Penggusuran Rumah Warga di Jalan Anyer Dalam Kota Bandung

Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono mengecam tindakan PT KAI yang melakukan penggusuran sejumlah

Editor: Ichsan
dok.pribadi
Anggota DPR RI Kecam Penggusuran Rumah Warga di Jalan Anyer Dalam Kota Bandung 

"Informasi dari warga tidak ada satupun perwakilan Pemerintah Daerah yang hadir. Jangan sampai ada anggapan konflik antara warga dengan PT KAI sengaja dibiarkan. Saya minta PT KAI untuk bertanggung jawab," ujarnya.

Ono berharap DPRD Kota dan Provinsi mengundang secara khusus PT KAI dan duduk bersama mencari solusi.

"Kami juga akan laporkan ke Komisi di DPR RI yang terkait dengan BUMN untuk segera menyikapi PT KAI. Terlebih penggusuran ini dilakukan untuk membangun sebuah pusat bisnis. Ini zalim manakala membangun pusat bisnis ini menyengsarakan rakyat yang sudah berpuluh puluh tahun tinggal di lokasi tersebut," ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha mengatakan  pihaknya telah berupaya memanggil PT KAI terkait penggusuran rumah warga Jalan Anyer Dalam. Namun, menurut dia, selama ini PT KAI tak pernah memenuhi undangan.

Selain itu, Achmad meminta agar PT KAI memberikan uang kerahiman atau ganti untung yang layak kepada warga.

"Uang kerahiman ini tentu harus layak sehingga dapat digunakan untuk mencari tempat tinggal. Setidaknya sebagai warga negara mendapatkan perlindungan dari Pemkot," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ono yang didampingi oleh anggota DPR RI Junico Siahaan dan anggota DPRD Jabar Yunandar Eka Perwira meninjau dapur umum ala kadarnya yang dibuat warga di pelataran sebuah masjid.

"Sebagai bentuk keprihatinan, kami memberikan bantuan untuk dapur umum Rp 10 juta," kata Ono.

Baca juga: Lowongan Kerja BUMN di PT PLN, PT KAI dan Kemendesa, Terbuka untuk Lulusan SMA/SMK, Daftar di Sini

Respon PT KAI

Sebelumnya Humas PT KAI Daop II Bandung, Kuswardoyo mengakui masih ada 14 kepala keluarga (KK) pemilik bangunan rumah yang belum sepakat dengan PT KAI.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved