Breaking News:

6 Oknum TNI AL Terbukti Bersalah Merampas Nyawa Fm di Purwakarta, Dihukum 9-13 Tahun Bui dan Dipecat

Enam oknum TNI AL dinyatakan bersalah melakukan perampasan nyawa warga sipil di Purwakarta, Fransiskus Manalu pada Mei 2020. Mereka juga dipecat.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Mega Nugraha
Enam oknum prajurit TNI AL dinyatakan bersalah melakukan perampasan nyawa warga sipil di Purwakarta, Fransiskus Manalu pada Mei 2020 saat mendengarkan putusan di Pengadilan Militer Bandung, Senin (22/11/2021) 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Enam oknum TNI AL dinyatakan bersalah merampas nyawa warga sipil di Purwakarta, Fransiskus Manalu pada Mei 2020. Mereka juga dipecat.

Ke enam oknum prajurir TNI AL itu jalani sidang putusan Pengadilan Militer Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Senin (22/11/2021).

Mereka dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana merampas nyawa sebagai mana diatur di Pasal 338 KUH Pidana Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH Pidana. Vonis dibacakan di hadapan enam terdakwa oleh ketua majelis hakim Pengadilan Militer Bandung Letkol Chk HMT Panjaitan.

Baca juga: BREAKING NEWS Guru Mts Harapan Baru Ciamis Tersangka 11 Pelajar Mati Tenggelam di Sungai Cileueur

"Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan pembunuhan secara bersama-sama, " ucap hakim saat membacakan amar putusannya.

Untuk terdakwa MDS divonis 13 tahun penjara, MH divonis 12 tahun, BS divonis 11 tahun penjara, WI divonis 9 tahun penjara, SM divonis 9 tahun penjara dan YMA vonis 9 tahun penjara

Selain mendapatkan hukuman pidana penjara, ke enam oknum prajurit TNI AL itu juga dikenakan hukuman tambahan dipecat dari dari TNI AL.

Baca juga: Istri Salihah di Cianjur Itu Dihabisi Pria Arab yang jadi Suaminya, Polisi Ungkap Motif Pelaku

"Pidana tambahan dipecat dari dinas militer," kata hakim.

Seusai membacakan amar putusan, hakim kembali menanyakan pada oknum prajurit TNI AL soal hukuman yang akan diterima setelah mendengar putusan.

Pantauan Tribun, ke enam oknum TNI AL masing-masing menyebut kembali hukuman yang akan dan harus dijalani. Sebelumnya, jaksa militer atau oditur menuntut para terdakwa dengan hukuman 10 tahun penjara.

"Siap, dipecat," ujar masing-masing terdakwa saat menjawab hukuman tambahan bagi mereka yang menurut hakim dalam pertimbangannya, perbuatannya mempermalukan institusi TNI AL.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved