Breaking News:

Ini Keputusan Kota Bandung Bekenaan PPKM Level 3 yang Akan Diberlakukan di Libur Natal Tahun Baru

Pemerintah Kota Bandung melalui Satgas Covid-19 Kota Bandung sudah mengambil sikap berkenaan PPKM level 3 nataru.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Giri
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kota Bandung, Yana Mulyana. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung melalui Satgas Covid-19 Kota Bandung sudah mengambil sikap berkenaan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. Status itu akan diterapkan di seluruh Indonesia pada libur Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Nanti ada pengetatan tambahan berfokus pada sejumlah kegiatan berkaitan potensi kerumunan besar.

Bahkan, tempat wisata yang pemdanya tak bisa kendalikan bakal ditutup.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kota Bandung, Yana Mulyana, sempat mengutarakan bahwa status level 3 di Kota Bandung pada Natal dan tahun baru akan mengikuti apa yang diperintahkan pemerintah pusat guna mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus atau gelombang ketiga Covid-19.

"Nanti, di level 3 kemungkinan akan mengawasi lebih kepada kapasitas yang, misalnya, sudah 50 persen kembali ke 25 persen. Dan, jam operasional yang biasanya pukul 22.00 WIB atau 23.00 WIB kembali ke pukul 21.00 WIB," ujarnya, Minggu (21/11/2021).

Yana juga menegaskan tak akan ada pembatasan terkait sektor usaha atau wahana anak pada level 3.

Sebab di level itu hanya terfokus pada pembatasan jam operasional hingga kapasitas pengunjung.

Selanjutnya, Satpol PP Kota Bandung melalui Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP, Idris Kuswandi, mengatakan memang perlu mengendalikan pengunjung agar tak sampai terjadi kerumunan saat PPKM level 3 nanti.

Saat Kota Bandung menerapkan PPKM level 3, maka akan ada pembatasan seperti kapasitas pengunjung dari 50 persen ke 25 persen, tempat hiburan kembali tak beroperasi, pengunjung toko dan mal hanya 25 persen, kegiatan MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) dibatasi kapasitasnya.

"Kami tentu pasti bisa menerapkannya. Karena sebelumnya Kota Bandung pernah di level 3," katanya. (*)

Baca juga: Pegawai Honorer Kena Tikam Tetangga, Nyawanya Tak Tertolong, Begini Kronologinya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved