Breaking News:

Anggota Komisi Fatwa MUI Ditangkap Densus 88, Mahfud MD Bilang MUI Tak Bisa Dibubarkan Begitu Saja

Menko Polhukam Mahfud MD menilai reaksi penangkapan terduga teroris yang salah satunya anggota Komisi Fatwa MUI Ahmad Zain An-Najah terlalu berlebihan

Editor: Darajat Arianto
Humas Kemenkopolhukam
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam Halal Bihalal virtual Kemenko Polhukam bersama kementerian/lembaga, Jumat (14/5/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menilai reaksi penangkapan terduga teroris yang salah satunya anggota Komisi Fatwa MUI Ahmad Zain An-Najah terlalu berlebihan.

Mahfud mengaku penangkapan tersebut memang mengejutkan banyak pihak.

Namun demikian, reaksi dan kontroversi atas penangkapan tersebut terlalu berlebihan.

Reaksi berlebihan yang dimaksud Mahfud, di antaranya adalah adanya tudingan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi tempat persemayaman terorisme sehingga harus dibubarkan.

Menurutnya, hal itu karena MUI merupakan wadah permusyawaratan antara ulama dan cendikiawan muslim untuk membangun kehidupan yang lebih Islami dengan memberi saran dan pendapat kepada pemerintah sesuai dengan NKRI berdasarkan Pancasila.

"Tetapi, MUI itu meskipun bukan lembaga negara, ada fungsi-fungsi yang melekat kepadanya sebagai institusi yang menyebabkannya tak bisa dibubarkan begitu saja," ujar Mahfud di kanal Youtube Kemenko Polhukam RI pada Sabtu (20/11/2021).

Mahfud mengatakan, ada sejumlah Undang-Undang (UU) yang membuat MUI tidak bisa dibubarkan begitu saja meskipun bukan lembaga negara.

Baca juga: Polisi Tegaskan Punya Bukti Kuat Farid Okbah Terkait Kelompok Teroris

Ia mengatakan, UU tersebut di antaranya UU tentang jaminan produk halal dan UU tentang perbankan syariah.

 
"Ada UU jaminan produk halal ada MUI, UU perbankan syariah itu juga menyebut harus ada MUI-nya. Oleh sebab itu mari kita proporsional dan MUI sendiri itu sendiri itu adalah lembaga yang sudah menyatakan terbuka kalau memang ada oknum teroris di dalamnya, ya ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Mahfud.

Diberitakan sebelumnya Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerahkan kasus dugaan terorisme yang menjerat anggota Komisi Fatwa MUI Ahmad Zain An-Nazah kepada aparat kepolisian.

Ustaz Farid Okbah, Ahmad Zain An-Najah, dan Anung Al-Hamad
Ustaz Farid Okbah, Ahmad Zain An-Najah, dan Anung Al-Hamad (Instagram @faridokbah_official/muhammadiyahcileungsi.org/nurulhudakaffah.com)
Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved