Breaking News:

KABAR Baik untuk Buruh, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Pastikan UMP Tahun 2022 Naik

Dengan demikian didapat bahwa Kota Bandung upah minimumnya masih di bawah batas atas, yakni angka UMK Kota Bandung pada 2021 sebesar Rp 3,7 juta.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ravianto
muhamad syarif abdussalam/tribun jabar
Gedung Sate. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan akan menaikkan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan akan menaikkan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022.

Penetapan UMP 2022 ini, ujar Gubernur, dilakukan berdasarkan UU 11/2020 tentang Cipta Kerja dan turunannya PP 36/ 2021 tentang Pengupahan.

Ia berharap keputusan ini memberi keadilan bukan saja bagi para buruh tapi juga pengusaha.

Ilustrasi -- Amplop berisi uang gaji bulanan
Ilustrasi -- Amplop berisi uang gaji bulanan (antara)

"Jadi kesimpulannya kalau ditanya apakah untuk tahun depan UMP akan naik, iya kesimpulannya naik," ujar Ridwan Kamil melalui siaran digital, Jumat (19/11).

Namun, Gubernur mengingatkan, penetapan UMP ini hanya berlaku untuk pekerja/buruh yang masa kerjanya paling lama satu tahun. Bagi pekerja/buruh dengan masa kerja di atas 1 tahun, kata Gubernur, pengupahan menggunakan struktur dan skala upah.

Ini berarti jika masa kerjanya sudah lebih dari satu tahun, pekerja bisa melakukan negosiasi dengan perusahaan secara langsung untuk penetapan upah.

"Para buruh yang di atas satu tahun usia kerjanya itu bisa mengajukan kenaikan yang tidak sama seperti di PP 36/2021 dengan bernegosiasi langsung di perusahaannya. Jadi bisa naiknya sesuai dengan kesepakatan," kata Ridwan Kamil.

Emil, begitu Ridwan Kamil biasa disapa, lantas memberi contoh apa yang terjadi di Majalengka.

"Di Majalengka ada perusahaan yang menaikkan [upah buruh] atas inisiatif sendiri setelah bernegosiasi dengan buruh yang berbeda dengan UMP. Itulah ruang negosiasi sehingga perusahaan-perusahaan bisa menegosiasikan," katanya.

Sebelumnya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi, mengatakan dengan merujuk pada PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, penghitungan besaran UMP akan berdasarkan nilai inflasi di Jabar, yaitu 1,76 persen.

Massa buruh dari berbagai daerah di Jabar berunjukrasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (17/11).
Massa buruh dari berbagai daerah di Jabar berunjukrasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (17/11). (Tribun Jabar / Muhammad Syarif Abdussalam)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved