Hendak Bacok Nenek Tetangga, Eks Napi Ini Akhirnya Meninggal Dikeroyok Warga yang Kena Sabet Parang

TA dikeroyok lantaran hendak membacok seorang nenek bernama, Akolina Sole Paut lantaran sakit hati pernah dilaporkan ke polisi dan masuk penjara.

Editor: Ravianto
Ist/tribun jambi
Ilustrasi pengeroyokan. Terjadi pengeroyokan jambret di Jalan Mangga Besar, Jakarta Barat, pada Rabu (16/12/2020) malam. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda

TRIBUNJABAR.ID, KUPANG - Pria berinisial AT (42), seorang petani asal Desa Nuataus, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT) tewas dikeroyok warga, Rabu 17 November 2021.

TA dikeroyok lantaran hendak membacok seorang nenek bernama, Akolina Sole Paut lantaran sakit hati pernah dilaporkan ke polisi dan masuk penjara.

Pejabat Humas Polres Kupang Aiptu Randy Hidayat mengatakan, 

TA mengejar Akolina sambil memegang sebilah parang dan sebatang kayu.

Akolina yang ketakutan kemudian menyelamatkan diri dan berteriak minta tolong.

Akolina berlari ke rumah Bernadus Tanau yang berada di sebelah rumahnya.

Melihat Akolina sedang dikejar oleh AT, maka warga yang saat itu sedang berada di rumah Bernadus Tanau berusaha melerai.

Di rumah itu, ada enam warga, yakni Bernadus Tanau, Sadrak Sole, Yonathan Tanau, Fredik Paut, Urbanus Paut, dan Yahuda Tanau.

Keenam warga ini mencoba menegur dan melerai agar TA tidak mengejar Akolina.

Namun, TA yang sedang memegang parang dan kayu dengan membabi buta membacok enam warga tersebut.

 Akibatnya, enam warga tersebut ada yang mengalami luka bacok dan dipukul batang kayu.

Tidak terima dengan perlakuan TA, beberapa warga yang diduga keluarga dari enam warga membalas mengejar.

TA berlari masuk ke dalam rumahnya.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved