Breaking News:

Pelayanan Jenis Ini di Bapeda Bandung Dipastikan Tak Maksimal Bulan Depan, karena Masalah Ini

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung tidak bisa melakukan pelayanan secara maksimal di bulan depan.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
net
Ilustrasi - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung tidak bisa melakukan pelayanan secara maksimal di bulan depan. Penyebabnya adanya pencetakan surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) 2022 secara massal pada Desember 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung tidak bisa melakukan pelayanan secara maksimal di bulan depan. Penyebabnya adanya pencetakan surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) 2022 secara massal pada Desember 2021.

Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, Erwan Kusumah, melalui Kabid PBB Perkotaan dan Perdesaan Bapenda Kabupaten Bandung, Adid Nurulloh, mengatakan, bulan depan Bapenda Kabupaten Bandung akan melakukan kalibrasi data untuk proses pencetakan SPPT massal 2022.

"Jumlahnya sebanyak 1.150.000 SPPT. Tentu dengan adanya pencetakan massal SPPT 2022 ini, akan ada pelayanan yang tertunda," ujar Adid di Kompleks Pemkab Bandung, Jumat (19/11/2021).

Adid mengatakan, pelayanan yang akan tertunda seperti permohonan objek pajak baru, mutasi, buka blokir, pembatalan, pembetulan, keberatan, pengurangan, dan restitusi.

"Masyarakat yang hendak mengurus administrasi layanan Bapenda tersebut, kami imbau dilakukan paling lambat 30 November 2021," kata Adid.

Adid mengatakan, masyarakat yang melakukan pengurusan administrasi pajak lewat dari 30 November tetap akan dilayani.

"Tapi prosesnya akan diselesaikan sampai dengan proses pencetakan SPPT 2022 massal selesai," tuturnya.

Sedangkan untuk pembayaran SPPT, kata Adid, bisa dilakukan di tempat yang merupakan agregator dari Bank bjb. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved