Bangun Untuk Salat Tahajud, Nenek di Tasikmalaya Dapat bantuan, Selamatkan Keluarga Dari Bencana

Nenek Nyai Nenih (60) warga Cibeureum Tasikmalaya yang selamat dari bencana rumah ambruk karena bangun untuk salat tahajud dapat bantuan beras

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Mega Nugraha
dokumentasi BPBD Kota Tasikmalaya
Kabid Darlog BPBD Kota Tasikmalaya, Indra (tengah), menyerahkan bantuan beras dan sembako kepada keluarga Nenek Nyai Nenih diwakili petugas kelurahan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Nenek Nyai Nenih (60) warga Cibeureum Tasikmalaya yang selamat dari bencana rumah ambruk karena bangun untuk salat tahajud dapat bantuan beras dan sembako.

Rumah ambruk milik Nenek Nyai Nenih terjadi pada Kamis (18/11) dini hari. Nenek Nyai yang bangun tengah malam untuk salat tahajud juga jadi penyelamat keluarga karena saat itu, dia membangunkan rumah karena melihat ada kejanggalan di rumahnya. 

Beras 25 kg berikut sembako diserahkan Kabid Darlog BPBD Kota Tasikmalaya, Andri, kepada Alam mewakili keluarga.

Baca juga: Ini Sebutan Ridwan Kamil untuk Yana Sumedang yang Akui Tak Hilang Misterius Tapi Pura-pura Dianiaya

"Nenek Nyai bersama keluarganya memang harus mengungsi karena dikhwatirkan terjadi ambrol susulan," kata Andri.

Karena itu, keluarga ini mendapat bantuan beras dan sembako untuk konsumsi sehari-hari di pengungsian. 

Kronologi

Nenek Nyai Nenih (60) tiba-tiba terbangun dari tidurnya, Kamis (18/11) dini hari untuk wudhu tahajud.

Namun ternyata air ledeng di kamar mandi tak mengalir. Ia pun membangunkan anaknya, Alam Budiawan (38).

Alam lantas memeriksa saluran pipa ledeng dan ternyata ada yang terlepas dari sambungannya.

Nenek Nyai Nenih (60) terbangun dan sekeluarga pun luput tertimpa reruntuhan rumah ambruk di Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Kamis (18/11). ()
Nenek Nyai Nenih (60) terbangun dan sekeluarga pun luput tertimpa reruntuhan rumah ambruk di Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Kamis (18/11). () (Tribun Jabar/Firman Suryaman)

"Saya merasa aneh juga pipa ledeng lepas di sambungan seperti kurang panjang. Setelah diteliti ternyata tembok merekah membuat pipa tertarik," kata Alam, saat ditemui, Kamis siang.

Baca juga: Dugaan Gangguan Jiwa, Yana yang Sempat Hilang Misterius di Cadas Pangeran Akan Jalani Tes Kejiwaan

Setelah diteliti lebih jauh ternyata dinding tembok terus merekah disertai bunyi berderak-derak menakutkan.

Sadar apa yang terjadi, Alam pun segera membangunkan istri dan kedua anaknya dan segera dibawa ke luar.

Tak lama kemudian rumah ambruk. Rumah Alam berada di tepi Sungai Cimulu, Jalan Baasyir Surya, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, itu ambruk.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved