Breaking News:

15 Rumah di Lahan PT KAI Ditertibkan, Warga Akan Lakukan Gugatan, Daop 2 Sebut Sudah Sesuai Aturan

Sebanyak 15 rumah di Jalan Anyer Bandung yang berada di lahan PT KAI ditertibkan

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
Alat berat merobohkan rumah di Jalan Anyer, RT 05 RW 04, Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung Kamis (18/11/2021). Rumah tersebut ditertibkan oleh petugas dari PT Kereta Api Indonesia (KAI). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 15 rumah di Jalan Anyer, RT 05 RW 04, Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung ditertibkan oleh petugas dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), Kamis (18/11/2021). 

Rumah-rumah tersebut diratakan dengan tanah menggunakan alat besar. Warga yang masih menempati rumah pun, diminta segera mengosongkan rumahnya.

Rumah yang ditertibkan itu, merupakan bangunan yang berdiri di lahan milik PT KAI. 

Baca juga: Penertiban Pengamen Boneka Harus Sabar, Satpol PP Kota Bandung Lakukan Edukasi dan Sosialisasi

Kuasa hukum warga, Tarid Ferdiana mengatakan, PT KAI bersikap arogan dengan tetap melakukan penertiban bangunan rumah milik warga yang saat ini sedang digugat di pengadilan negeri Bandung. 

"Gugatan masih berlanjut, ini sudah sikap arogansi dari KAI, mereka sudah tau kalau ini sedang dalam gugatan, tapi tetap dilakukan pembongkaran paksa seperti ini," ujar Tarid. 

Menurut dia, seharusnya kalau sudah masuk gugatan kewenangannya berada dipengadilan. Sebab, objek ini sudah menjadi sengketa dan tidak boleh dilakukan penertiban. 

Baca juga: PPKM Darurat di Kabupaten Sukabumi, Penertiban Protokol Kesehatan Tak Cuma di Kota

Karena ini sudah termasuk penghilangan objek perkara," katanya. 

Sejak awal, kata dia, warga tidak mengakui tahan tersebut sebagai milik mereka. Warga hanya mengakui bangunannya saja.

Pihaknya bersama warga akan tetap melanjutkan proses gugatan

"Warga tidak mengakui soal tanah, yang mereka akui hanya bangunan saja. Tapi, warga berhak menanyakan tanah ini milik PT KAI atau bukan, kalau memang sudah terbukti lanjut ke persoalan ganti rugi," katanya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved