Breaking News:

Kota Bandung Sudah 15 Hari Status Level 2, Satpol PP Intensifkan Patroli Ini

Kota Bandung masih berada di status level 2 penyebaran Covid-19 hingga membuat Satpol PP Kota Bandung akan melakukan patroli lebih intensif

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi -Petugas Satpol PP Kota Bandung berkeliling mengingatkan kepada warga dan pedagang untuk menerapkan protokol kesehatan saat berada di kawasan Alun-Alun Kota Bandung, Minggu (21/6/2020). Meski bergitu masih ada pedagang dan warga yang tidak mengenakan masker, berkerumun, dan mengabaikan jaga jarak aman. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kota Bandung masih berada di status level 2 penyebaran Covid-19 sejak 22 Oktober 2021 sampai saat ini. Status ini menunjukan bahwa Kota Bandung dalam kondisi landai penambahan kasusnya.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) pada Satpol PP Kota Bandung, Idris Kuswandi mengatakan pihaknya senantiasa menerapkan sejumlah langkah-langkah pengawasan dari tingkat kecamatan hingga kota. 

"Sistem pengawasan melalui aplikasi Pedulilindungi pada tempat-tempat yang sudah diharuskan. Kemudian, rutin pengawasan di PTM setiap Senin dan Rabu oleh kewilayahan," katanya di Balaikota, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: PPKM Level 3 Berlaku Sepekan saat Libur Natal & Tahun Baru, Berikut Inilah Kegiatan yang Dilarang

Kemudian, pengawasan PPKM level 2 Satpol PP Kota Bandung rutin patroli siang dan malam dengan membagi ke dalam dua tim.

Tim pertama bertugas mengedukasi dan tim kedua melakukan pengawasan ke tempat-tempat keramaian pagi hari, seperti ke pasar tradisional oleh bidang linmas.

"PPKM di malam hari dalam seminggu dilakukan tiga kali. Kami berbagi tugas dengan Satgas PPKM malam tingkat kecamatan, serta setiap malam Sabtu dan Minggu lakukan pemeliharaan kondisi sosial dengan leading sektornya TNI guna antisipasi tindak premanisme, balap liar, hingga kerumunan," ujarnya.

Baca juga: Mulai 24 Desember, PPKM Level 3 Diterapkan di Seluruh Indonesia, Berlaku hingga Januari

Kegiatan woro-woro oleh tim linmas dan Satpol mojang, lanjutnya, rutin digelar menggunakan kendaraan operasional. Kendala yang biasa ditemui, Idris menyebut tetap ada, salahsatunya sinkronisasi antara satgas kecamatan dengan tingkat kota.

"Perpaduan tugas waktunya masih belum sinkron. Pembagian wilayah di jalan protokol itu jelas tugas kami. Tapi kalau jalan lokal atau lingkungan harus terkoordinasi kembali," ujarnya.

Selain sinkronisasi, Idris juga mengatakan kendalanya ialah warga yang masih abai pada protokol kesehatan.

Baca juga: Masih Terapkan PPKM Level 3, Kapolres Sukabumi Minta Pemda Percepat Capaian Vaksin Covid-19

Status level 2 ini, dia mengatakan memang secara angka turun pelanggarannya, seperti September ada 681 pelanggaran dan Oktober sebanyak 604 pelanggaran.

"Sejak Oktober sampai sekarang jumlah denda yang sudah terkumpul Rp 2,6 juta. Jumlah itu dari badan usaha, sedangkan total denda yang terkumpul sejak Januari 2021 sampai sekarang senilai Rp 154 juta dari perorangan maupun badan usaha," katanya. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved