Pemkab Majalengka Berikan Kartu JKN-KIS bagi Masyarakat untuk Cegah Stunting

Kepala BPJS Kesehatan Majalengka, Erra Widayati, menyatakan siap memfasilitasi pemerintah Kabupaten Majalengka dalam pembuatan kartu JKN-KIS. 

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Kepala Dinas Kesehatan Majalengka, Harizal Harahap, didampingi Kepala Dinas Sosial, Gandana Purwana dan Kepala BPJS Kesehatan Majalengka, Erra Widayati memberikan kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kepada masyarakat, Rabu (17/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Pemerintah Daerah Majalengka melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial menyerahkan kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kepada masyarakat.

Pemberian kartu JKN-KIS khususnya kepada balita dengan indikasi masalah gizi di Majalengka ini.

Penyerahan JKN-KIS dilakukan secara simbolis kepada puskesmas di aula sebuah hotel di Majalengka, Rabu (17/11/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Harizal F Harahap, mengatakan, sebagai wujud kepedulian terhadap penanggulangan gizi buruk dan pencegahan stunting, Pemkab Majalengka mendaftarkan masyarakat yang terindikasi mengalami gizi buruk dalam kepesertaan JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Apabila penderita memerlukan pelayanan kesehatan maka biayanya dijamin oleh BPJS Kesehatan.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Gizi Buruk Meningkat di Cianjur, Tiga di Antaranya Meninggal Dunia

Pada tahun ini, Dinas Kesehatan telah mengajukan 75 orang untuk mendapatkan kartu JKN-KIS tahap pertama.

Baru 64 orang yang sudah cetak, sisanya akan diajukan lagi bulan depan dengan usulan baru lainnya setiap bulan.

"Tahap pertama baru bisa di cetak 64 orang yang tersebar di 7 kecamatan, yaitu Banjaran,  Jatiwangi, Sumberjaya, Jatitujuh, Rajagaluh, Talaga dan leuwimunding," ujar Harizal kepada media, Rabu (17/11/2021).

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Majalengka, Gandana Purwana, menyampaikan pembuatan kartu JKN-KIS sudah sesuai data DTKS yang ada.

Dia menyebut, pihaknya akan mengajukan sebanyak-banyaknya untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dalam pelayanan kesehatan.

"Termasuk ibu hamil yang juga kurang mampu untuk persiapan persalinan," ucap Gandana.

Baca juga: Banyak Ibu di Indramayu jadi TKW di Luar Negeri, Anak Pun Salah Pola Asuh, Ada yang Alami Gizi Buruk

Kepala BPJS Kesehatan Majalengka, Erra Widayati, menyatakan siap memfasilitasi pemerintah Kabupaten Majalengka dalam pembuatan kartu JKN-KIS. 

Menurutnya, sampai saat ini kadang dalam pencetakan kartu terkendala dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang belum online. Hal ini memperlambat pencetakan kartu tersebut.

"Kami terus koordinasi dengan Disdukcapil sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik," jelas Erra.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved