Breaking News:

Jeritan Bupati Cantik Saat Pertama Kali Pegang Buaya, Ini Ekspresinya, Sebut-sebut Buaya Darat

Anne menjerit ketika melihat buaya ikut apel siaga bencana. Jeritannya terdengar lagi ketika mencoba memegang buaya itu.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Irvan Maulana
Momen saat Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menjerit ketika memegang buaya. 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Momen unik terjadi saat Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mencoba memegang buaya hasil evakuasi tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta.

Peristiwa ini terjadi seusai apel gelar pasukan di halaman Pemkab Purwakarta, Selasa (16/11/2021).

Ia sempat menjerit ketika melihat ada buaya dibawa apel.

Bahkan saat memegangnya, ia pun menjerit.

Namun Anne Ratna Mustika akhirnya bisa mengalahkan ketakutan dan memegang buaya secara langsung.

Anne mengukap ini merupakan kali pertama ia memegang buaya yang nyata.

"Seumur-umur saya baru pegang buaya yang nyata, biasanya buaya darat," ujar Anne sembari tertawa.

Anne mengaku, momen memegang buaya baginya luar biasa.

Sebab, akhirnya ia bisa mengalahkan rasa takut yang selama ini menghantuinya.

"Tapi itu rasanya luar biasa, ketakutan saya akhirnya terpecahkan. Karena seumur-umur baru kali ini saya megang buaya asli," kata dia.

Ekspresi Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika saat memegang buaya di halaman Pemkab Purwakarta. Buaya ini dievakuasi petugas Damkar di permukiman warga.
Ekspresi Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika saat memegang buaya di halaman Pemkab Purwakarta. Buaya ini dievakuasi petugas Damkar di permukiman warga. (Tribun Jabar/Irvan Maulana)

Setelah mengalami sendiri bagaimana rasanya memacu adrenaline untuk mengalahkan rasa takut menghadapi binatang buas, ia lantas memuji keberanian para petugas Damkar.

"Saya tidak tahu keberanian apa yang ada dalam diri petugas Damkar, sudah diikatpun saya masih takut, apa lagi yang liar. Mereka keren," ujarnya.

Anne mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi ancaman bahaya binatang buas.

"Masyarakat harus berhati-hati, meskipun di wilayah kota, ternyata potensi bahaya binatang buas itu ada. Buaya itu ternyata masuk ke permukiman di wilayah pondok pesantren, jadi tetap waspada baik bencana alam maupun non-alam," ucapnya.

Baca juga: Biasa Pegang Buaya Darat, Kali Ini Bupati Purwakarta Pegang Buaya Asli, Girangnya Bukan Main

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved