Dewan Sebut Aturan KTR Ibarat Macan Ompong, Warga Tak Hargai Aturan Kawasan Tanpa Rokok di Braga

Menurut Kadinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara, dalam Perda sudah dijelaskan Kawasan Tanpa rokok, hanya sebagian kawasan, bukan seluruh jalan

Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Tiah SM
Plang Kawasan Tanpa Rokok di Alun-alun Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, pemasangan plang kawasan tanpa rokok (KTR).

"Kami masih sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat belum akan bertindak, termasuk pemandangan papan KTR, sebagai sosialisasi,," ujar Ahyani, Selasa (16/11).

Menurut Ahyani, dalam Perda sudah dijelaskan Kawasan Tanpa rokok, hanya sebagian kawasan, bukan seluruh jalan, termasuk termasuk Jalan Braga hanya di kawasan sekitar Kantor BJB.

Sementara itu Kepala Satpol PP Rasdian Setiadi menanggapi adanya perokok di bawah plang KTR di Jalan Braga karena keterbatasan personel.

"Kami tidak bisa mengawasi seluruh area di Kota Bandung karena personel terbagi tugas," ujarnya.

Menurut Rasdian, Perda KTR untuk menerapkan dan menindak pelanggar harus ada sosialisasi terlebih dahulu. "Sosialisasi minimal satu tahun setelah Perda ditetapkan dan maksimal dua tahun baru ada tindakan, " ujar Rasdian.

Ia mengatakan, jika sekarang langsung ditindak tanpa sosialisasi warga akan protes dan tidak mungkin menuntut balik mengajukan pra peradilan.

Anggota DPRD Kota Bandunh Erik Darmadjaya menyesalkan masih banyak warga yang tidak menghargai dan menghormati plang KTR di Jalan Braga yang bari diresmikan Wali Kota Bandung Oded M Danial.

"Itu namanya bagai macan ompong, Plang KTR dan Perda tidak ditakuti warga," ujar Erik melalui sambungan telepon.

Baca juga: Berlaku KTR di Kota Bandung, Dilarang Jual Rokok di Jalan Braga hingga Alun-alun Bandung

Menurut Erik, Pemkot seharusnya membuat KTR  harus menyediakan juga ruang tempat merokok.

"Di bandara dilarang merokok tapi kan ada ruang merokok,  semestinya di kawasan umum juga disediakan tempat merokok agar para perokok tidak sembarangan merokok," ujarnya.

Denda Rp 500 Ribu

Jangan coba - coba merokok di kawasan tanpa rokok (KTR) karena akan kena sanksi denda sebesar Rp 500 ribu. Kawasan KTR diresmikan Wali Kota Bandung Oded M Danial di Jalan Braga bersamaan dengan Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN)  ke 57, Senin (15/11).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved