Warga Desa Kalaparea Sukabumi Dikabarkan Keracunan Makanan Hajatan, Ini Kata Kapolsek Nagrak

Informasi yang beredar lewat Whatshap, ada sembilan orang yang mengalami keracunan diduga dari jamuan makanan hajatan penikahan

Dokumen BPBD Kabupaten Sukabumi
Sejumlah warga keracunan makanan di Kampung Kebonkai, RW 08, Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (14/11/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ramai dikabarkan warga Kampung Cibubuay, Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, mengalami keracunan usai menghadiri acara pernikahan.

Informasi yang beredar lewat Whatshap, ada sembilan orang yang mengalami keracunan diduga dari jamuan makanan hajatan penikahan warga Kebonkai, RT. 03, RW.08, Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Kaposek Nagrak Resort Sukabumi AKP Deden Sulaiman mengatakan, terkait beredarnya kabar warga Cibubuay mengalami keracunan, sejauh ini belum ada laporan atau pun ditemukannya warga keracunan.

Baca juga: Dara dan Balita di Cibadak Sukabumi Diduga Keracunan Makanan, Alami Gejala Berat, Begini Kondisinya

"Di Nagrak itu tidak ada yang keracunan. Hanya empat orang warga Kebonkai, RT. 03, RW.08, Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak," ujarnya, Senin (15/11/2021).

Kendati warga kampung Cibubuay Desa Kalaparea Kecamatan Nagrak bertetangga dekat dengan warga Kebonkai, RT. 03, RW.08, Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak, namun pihaknya sudah memonitoring sejak malam tidak ada yang mengalami keracunan.

"Kita melalui Babinmas, sejak tadi malam sudah monitoring dilapangan. Tidak ada warga yang keracunan. Kabar itu tidak jelas dari mananya," tutur Deden.

Sebelumnya, Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Nanang Sudrajat mengatakan, korban keracunan makanan tersebut diduga dari asal jamuan makanan hajatan penikahan warga Kebonkai, RT. 03, RW.08, Desa Ciheulangtonggoh.

"Dua orang diantaranya Dara Lestari (26), ibu rumah tangga, dan IN (5), anak Balita, di bawa ke RS Sekarwangi, karen mengali gejala berat diare terus menerus," ujarnya.

Sementara itu, dua orang korban lainnya yaitu Kokom (50) dan Duduh (80) menjalani perawatan di rumah, karena tidak mengalami gejala berat.

"Dua orang alami gejala ringan, yakni mual, muntah dan pusing. Sementara Ibu rumah tangga dan Balita di rawat di rumah, karena alami gejala berat," tutur Nanang.

Baca juga: BREAKING NEWS- Sejumlah Warga Keracunan Makanan Setelah Acara Pernikahan di Cibadak Sukabumi

Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi menduduga, keracunan berasa dari jamuan makanan hajatan penikahan warga Kebonkai, RT. 03, RW.08, Desa Ciheulangtonggoh.

"Diduga dari jamuan makan pada acara resepsi pernikahan yang berlansung tadi, sekira pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB," ujar Nanang.

Hingga saat ini pihaknya melalui petugas dilapangan terus melakukan pemantauan dan inventarisir warga yang datang ke acara hajatan tersebut.

"Terkait keracunan ini, saat ini kita masih pemantauan dilapangan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved