Tempat Favorit di Kota Bandung Ini Masuk Kawasan Tanpa Rokok, Denda Rp 500 Ribu Jika Melanggar

Pemkot Bandung memberlakukan kawasan tanpa rokok (KTR). Jika ketahuan melanggar, terancam sanksi Rp 500 ribu.

Penulis: Tiah SM | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Tiah SM
Plang Kawasan Tanpa Rokok di Alun-alun Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkot Bandung memberlakukan kawasan tanpa rokok (KTR). Jika ketahuan melanggar, terancam sanksi Rp 500 ribu.

Kawasan tanpa rokok di Kota Bandung diresmikan Wali Kota Bandung Oded M Danial di Jalan Braga bersamaan dengan Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN)  ke 57, Senin (15/11/2021). 

Oded M Danial berharap warga Kota Bandung atau wisatawan agar mematuhi aturan yang yang ada. Kawasan Jalan Braga hingga Alun-alun Bandung ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok.

"Pelanggar merokok di kawasan KTR, pasti kena sanksi," ujar Oded.

Baca juga: Cerita di Balik Jaket Jokowi di Sirkuit Mandalika: Mau Dikasih Gratis, Tapi Presiden Enggak Mau

Menurut Oded M Danial, adanya Perda tentang KTR dan direalisasikannya KTR di sejumlah titik di Kota Bandung, bisa mengedukasi dan mengingatkan warga Kota Bandung tentang bahaya rokok.

Oded akan memperbanyak KTR di Kota Bandung. Namun terpenting dari Perda tentang KTR yakni mengingatkan warga bahwa merokok itu berbahaya bagi diri sendiri dan asap rokok bisa berdampak kepada orang lain.

"Mang Oded juga dulu perokok berat, sehari bisa sampai 2 bungkus setengah. Setelah menyadari itu (bahaya merokok), saya berhenti. Penjualan rokok di KTR juga akan dibatasi, dan bagi yang melanggar ada sanksi sampai denda Rp 500 ribu," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara, mengatakan adanya fakta bahwa kebiasaan merokok sangat berpotensi meningkatkan penyebaran virus Covid-19 juga menjadi salah satu alasan yang mendasari dilaksanakannya kegiatan peresmian 4 titik KTR di kota Bandung.

Baca juga: Operasi Zebra Digelar Polda Jabar Dua Pekan ke Depan, Dirlantas Ingatkan Anggota Tidak Lakukan Ini

Peresmian rambu ktr hari ini merupakan acara puncak dari rangkaian kegiatan peringatan hari kesehatan Nasional yang diinisiasi Pemkot Bandung.

Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung Rizal Khairul, berdasarkan penelitian  pria Indonesia mulai merokok di usia muda. Riset kesehatan dasar Kementerian Kesehatan Tahun 2018 memperlihatkan kenaikan  perokok remaja di Indonesia, berusia antara 10 dan 18 tahun. 

Pada 2013 7,2 %, tahun 2018 meningkat 9,1 %. berdasarkan survei Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia juga menemukan fakta 52 %. Remaja usia 13-15 tahun terpapar karena tinggal seatap dengan ayah perokok.

"DPRD membuat perda KTR untuk menekan angka perokok pemula di Bandung," ujar Rizal yang di hadir di acara HKN.

Rizal mengatakan, Perda Kota Bandung No 4 Tahun 2021 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di sahkan pada Mei 2021,

"Saya sarankan, orang tua tidak membeli rokok dengan membawa anak kecil," ujarnya.

Dalam perda, ditentukan kawasan yang tidak boleh dijadikan tempat merokok diantaranya, sekolah, perkantoran taman terbuka dan di fasilitas umum.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved