Breaking News:

Sekolah yang Berpotensi Terdampak Bencana di Bandung Barat Dapat Izin Hentikan PTM untuk Sementara

Sekolah yang rawan terdampak bencana di KBB boleh menghentikan PTM untuk sementara.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar / Hilman Kamaludin
Material lumpur saat menerjang SMPN 3 Saguling Kecamatan Saguling Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (6/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengizinkan sekolah yang berada di daerah rawan bencana untuk menghentikan sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM), terutama yang berpotensi terdampak bencana banjir dan longsor saat cuaca ekstrem.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, ada 11 kecamatan yang masuk kategori rawan longsor dan banjir bandang seperti, Kecamatan Rongga, Gununghalu, Cipongkor, Sindangkerta, Cililin, Cipatat Saguling, Cisarua, Parongpong, Lembang, dan Ngamprah.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan (Disdik) KBB, Dadang A Sapardan mengatakan, terkait kebijakan PTM bagi sekolah yang berada di daerah rawan bencana itu sepenuhnya diserahkan ke pihak sekolah masing-masing.

"Silakan ambil kebijakan masing-masing, sesuai dengan hasil kajian. Kalau memang rawan jangan laksanakan PTM, laksanakan saja Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), kan, gitu," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar, Minggu (14/11/2021).

Sementara terkait pelaksanaan PTM yang sudah berjalan, kata Dadang, selama ini sudah ada pembatasan jam pelajaran maupun pembatasan siswa.

Meski begitu, pihaknya meminta agar sekolah tetap harus mewaspadai bencana alam.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar sekolah yang berpotensi tinggi terdampak banjir dan longsor untuk segera melaporkan ke Dinas Pendidikan supaya bisa segera ditindaklanjuti.

"Misalnya di sekolahnya itu ada tebing-tebing yang belum di-TPT, itu bisa dilaporkan ke kami, nanti akan kami langsung cek dan dilakukan penanganan antisipasi longsor," kata Dadang.

Namun, sejauh ini pihaknya belum mendata sekolah mana saja yang masuk di daerah rawan bencana tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved