Breaking News:

Masalah Sampah di Bandung

UPDATE SAMPAH MENUMPUK di Bandung, Petugas Sudah Kerja Lembur Sampai Malam Tapi Kendalanya Berjibun

Masih banyak tumpukan sampah di Kota Bandung yang belum terangkut. Petugas kebersihan sudah bekerja sampai malam, tapi kendalanya bejibun.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Nazmi Abdurrahman
Sampah yang menumpuk di tempat pembuangan sementara (TPS) Pagarsih sudah diangkut oleh unit pelaksana tugas (UPT) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Sabtu (13/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, mengakui ada sampah yang belum terangkut disejumlah tempat pembuangan sementara (TPS).

Dudi Prayudi Kepala Dinas DLHK mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengejar pengangkutan sampah yang sempat tertunda akibat adanya kendala di tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti.

"Sudah berangsur normal, memang kan kita harus mengejar yang dua hari kemarin tidak terangkut, makanya kita sekarang sedang lembur, untuk bisa menyelesaikan sisa kemarin," ujar Dudi, saat dihubungi, Sabtu (13/11/2021).

Adapun sampah yang belum terangkut, kata dia, rata-rata di TPS yang lokasinya berada di pasar.

"Karena memang di situ bercampur sampah pasar dan dari warga, tapi karena armadanya terbatas, jadi satu-satu dulu. Tidak bisa langsung semua," katanya.

Baca juga: Sampah di TPS Pagarsih Sudah Satu Minggu Tidak Diangkat, Meluber Ke Jalan dan Bau Menyengat

Selain itu, kata dia, kendalanya saat ini ada pengecoran jalan di daerah Cipatat Bandung Barat dan terjadi antrean di TPA Sarimukti.

"Itu yang menghambat juga, daerah lain juga seperti Kabupaten Bandung, Cimahi sama kan, jadi di TPA nya ngantre, faktor cuaca juga hujan, kita harus  mengutamakan keselamatan sopir dan mobilnya. Mudah-mudahan bisa cepat normal lagi," ucapnya.

Sebelumnya, jam operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Desa Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sempat dibatasi akibat kehabisan bahan bakar minyak (BBM) alat berat yang digunakan untuk Sanitary Landfill.

Jam operasional TPA Sarimukti pun sempat dibatasi menjadi antara pukul 08.00 sampai 16.00 WIB, tidak 24 jam sehari.

Hal itu dilakukan untuk memberikan waktu kepada para petugas untuk mengelola dan menata sampah yang dibuang di lingkungan TPAS Sarimukti yang sudah overload.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved