Breaking News:

BPBD Sebut Musim Hujan Ini Ada 57 Titik Banjir, Ini Daerah yang Paling Sering Terjadi Bencana Alam

BPBD Provinsi Jawa Barat mencatat sudah terjadi banjir di 57 titik di berbagai wilayah di Jawa Barat dalam dua pekan terakhir sehingga semua pihak

Tribun Jabar/Hilman K
ILUSTRASI Petugas membersihkan jalan yang tertutup material lumpur sisa banjir bandang di Saguling. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat sudah terjadi banjir di 57 titik di berbagai wilayah di Jawa Barat dalam dua pekan terakhir. Pemerintah kabupaten dan kota bersama masyarakat pun diminta bersiaga menghadapi bencana hidrometeorologi dari mulai angin kencang, longsor, sampai banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar Dani Ramdani mengatakan wilayah Jawa Barat belum memasuki puncak musim hujan. Diprediksi puncak musim hujan di Jawa Barat akan terjadi pada Januari hingga Februari 2022.

"Artinya kewaspadaan bencana alam harus kita tingkatkan. Namun jika dilihat dari bulan sebelumnya ini memang ada peningkatan cukup signifikan dari jumlah kejadian banjir dan longsor sejak Oktober dan November ini," katanya pada acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Bandung, Jumat (12/11).

Sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang meminta BPBD untuk siaga satu menghadapi potensi bencana alam di musim hujan ini, pihaknya telah menyiapkan sejumlah antisipasi. Salah satunya, BPBD Jawa Barat telah mendirikan posko tanggap darurat di sejumlah daerah yang rawan terjadi bencana alam.

"Sesuai instruksi Pak Gubernur Jabar yang meminta kami siaga satu. Maka hal ini ditandai dengan aktivitas pokso-posko tanggap darurat," kata dia.

Ia mengatakan ada sejumlah kabupaten/kota di Jawa Barat yang masuk dalam daerah rawan bencana alam di musim penghujan ini. Bahkan berdasarkan peta risiko bencana nasional, daerah-daerah ini menempati posisi tertinggi.

Daerah rawan bencana alam di Jabar yang pertamaadalah Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, disusul oleh Sukabumi dan Kabupaten Bogor. Kemudian di utara Jabar  ada Karawang, Cirebon, Indramayu.

Khusus di daerah yang rawan longsor, kata Dani, BPBD Jawa Barat juga telah menyiagakan alat berat di setiap UPTD Dinas Bina Marga. Ia pun menyiagakan relawan siaga bencana di setiap daerah.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau kepala daerah dan BPBD di Jabar untuk siaga satu menghadapi musim hujan. Hal itu dilakukan agar seluruh daerah meningkatkan kesiagaan menghadapi potensi bencana di musim hujan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved