Tujuh Tempat di Kuningan Masuk Kawasan Tanpa Rokok, Dari Menjual, Merokok, Hingga Iklan Rokok

Tujuh tempat di Kuningan masuk kategori Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Lokasi itu adalah sarana kesehatan, tempat belajar-mengajar, tempat bermain

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Darajat Arianto
kuninganmass.com
SEKDA Kuningan, Dian Rachmat Yanuar 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Tujuh tempat di Kuningan masuk kategori Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Lokasi itu adalah sarana kesehatan, tempat belajar-mengajar, tempat bermain/berkumpulnya anak-anak, tempat ibadah, kendaraan angkutan umum, tempat kerja, sarana olahraga dan tempat umum lain yang ditetapkan secara khusus.

Demikian diungkapkan Sekda Kuningan, H Dian Rachmat Yanuar, seusai melaksanakan kegiatan di Kantor Setda Kuningan, Kamis (11/11/2021)

Dia mengatakan, kategori kawasan tanpa rokok itu merupakan tempat atau area yang dinyatakan pelarangan adanya kegiatan berbau tembakau. Seperti dilarang untuk merokok, memproduksi, menjual, mengiklankan dan mempromosikan produk tembakau.

“Alasan itu, jelas sejalan dengan  Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok dan Peraturan Bupati Kuningan Nomor 11 Tahun 2021 tentang Pengawasan dan Pengendalian Kawasan Tanpa Rokok,” ujarnya.

Di samping itu, kata dia, bahwa untuk mengimplementasikan Kawasan Tanpa Rokok ini bisa dioptimalkan dengan menyediakan informasi yang selalu tersedia berupa memasang tanda larangan merokok di KTR setempat.

Selain itu menyediakan tempat khusus merokok ditempat terbuka dan berhubungan langsung dengan udara luar.

"Untuk lokasi KTR tadi, tentu dibarengi dengan informasi sehingga masyarakat luas mengetahui adanya lokasi atau kawasan tanpa rokok," katanya.

Penegasan KTR, kata dia mengklaim bahwa berdasarkan Keputusan Bupati Kuningan Nomor : 440/KPTS.142-Dinkes/2021 tentang Pembentukan Tim Pembinaan dan Pengawasan Kawasan Tanpa Rokok diharapkan dapat segera terjun ke lapangan guna menindaklanjuti Kawasan yang belum ditetapkan KTR.

"Tugas Tim ini sangat krusial disamping memberikan Sosialisasi terhadap Perda Kabupaten Kuningan Nokor 1 Tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok Tim yang sudah dibentuk harus berperan aktif memberikan Konsultasi serta Monitoring dan Evaluasi terhadap Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Kuningan,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved