Breaking News:

Skema Bantuan Sosial Covid-19 di Cianjur Berubah, Tiga Golongan Ini yang Akan Dapat Bantuan

Bantuan untuk 11 ribu warga terdampak di pertengahan tahun 2021 menyerap anggaran sekitar Rp 2,2 miliar.

Istimewa/ dokumentasi
Kegiatan di sebuah Yayasan Rumah Pulih Jiwa Ciranjang Cianjur tempat para penyandang disabilitas mental 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan anak telantar, lanjut usia, dan penyandang disabilitas akan mendapat bantuan Rp 100 ribu dengan kuota 300 orang masing-masing kriteria 100 orang.

"Di anggaran perubahan ini bantuan sosial Covid-19 diarahkan untuk 100 orang anak telantar, 100 orang lansia, dan 100 orang penyandang disabilitas," ujar Asep ditemui di kawasan Pendopo Cianjur, Kamis (11/11/2021).

Asep mengatakan, anggaran tersebut akan segera dieksekusi dan tinggal merumuskan cara untuk mendistribusikan bantuan tersebut. Ia mengatakan bantuan masih terbatas untuk kuota tiga kriteria tersebut karena terjadi pemangkasan anggaran.

Baca juga: Puluhan Petugas Kebersihan Dapat Bantuan Sembako pada Hari Pahlawan

Asep mengatakan, sebelumnya, saat ia menjabat sebagai Asda I, juga dilakukan bantuan sosial untuk 1.100 warga yang terdampak pandemi covid-19. Anggaran bersumber dari Bantuan Tak Terduga (BTT).

"Jadi dari ajuan 24.600 warga tersortir jadi 11 ribu karena bantuan tak boleh double, bagi mereka yang telah mendapat bantuan semisal BPNT jadi tersortir," kata Asep.

Asep mengatakan, bantuan untuk 11 ribu warga terdampak di pertengahan tahun 2021 menyerap anggaran sekitar Rp 2,2 miliar.

Ia mengatakan, dari sekian potret data kemiskinan sebenarnya anggaran tak mencukupi.

"Banyak garapan tapi anggaran terbatas," katanya.

Baca juga: Lansia di Majalengka Meneteskan Air Mata Dapat Bantuan Kursi Roda dari Mensos Risma

Menurutnya, saat ini Dinas Sosial Cianjur bersifat melayani dan bukan mengentaskan. Banyak program yang saat ini arahnya lebih kepada pemberdayaan.

"Seperti diketahui dampak dari pandemi tak hanya masyarakat umum, tapi anak panti juga banyak, jadi saat ini di perubahan sasarannya para anak panti," kata Asep.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved