Breaking News:

Sempat Terdampak Pandemi, Sektor Properti Kembali Bangkit, Bandung Barat Jadi Area Prospektif Hunian

Wilayah Bandung Barat saat ini menjadi area yang prospektif bagi para pencari hunian dengan lokasi strategis terkoneksi akses tol dan kereta cepat

Editor: Siti Fatimah
dok. rumah.com
Properti- Wilayah Bandung Barat saat ini menjadi area yang prospektif bagi para pencari hunian. Lokasi strategis dan terkoneksi dengan akses Tol Purbaleunyi dan Tol Cipularang maupun Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dijadwalkan untuk selesai akhir tahun 2022 mendatang. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) hingga awal November ini progresnya telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan bisa beroperasi pada akhir 2022.

Kehadiran KCJB ini nantinya diharapkan dapat memangkas waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi lebih efisien dan lebih cepat karena hanya butuh waktu sekitar 46 menit saja.

Dikutip dari siaran pers yang diterima Tribun, Kereta Cepat Jakarta-Bandung memiliki panjang lintasan 142,3 kilometer dan semula direncanakan untuk berangkat dari Stasiun Halim di Jakarta, singgah di Stasiun Karawang, lalu Stasiun Walini di Bandung Barat, dan berakhir di Stasiun Tegalluar Kabupaten Bandung.

Baca juga: Pemulihan Ekonomi, Masyarakat Diajak Beli Produk UMKM Jabar di Blanjakeun, Ada Subsidi Ongkir

Namun, belakangan Stasiun Walini ditunda dan Kereta Cepat akan transit di Stasiun Padalarang sebagai penghubung menuju kota Bandung sebelum akhirnya sampai di Stasiun Tegalluar Kabupaten Bandung.

Marine Novita, Country Manager Rumah.com menjelaskan keputusan KCJB menjadikan Stasiun Padalarang sebagai stasiun penghubung karena pertimbangan demografi, komersial, dan infrastruktur area Padalarang yang memadai serta untuk menyasar penumpang yang berasal dari Bandung bagian barat.

Keputusan ini dapat mengembangkan kawasan sekitar, dimana lokasi tersebut berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tengah berkembang pesat.

Kabupaten Bandung Barat sebagai wilayah yang secara resmi berdiri pada tahun 2007 kini tengah menggeliat dan berkembang sangat cepat.

Baca juga: Menko Airlangga: Dukung UMKM dengan Tingkatkan Potensi Ekonomi Digital dan Pelatihan Kartu Prakerja

Kabupaten ini memiliki wilayah seluas 1.305,77 kilometer persegi dengan pusat pemerintahan di Kecamatan Ngamprah yang terletak di jalur Bandung-Jakarta.

“Perkembangan pesat wilayah KBB mulai terasa sejak tahun 2000, dengan pengembangan Kota Baru Parahyangan (KBP) sebagai proyek hunian kota satelit seluas 1.250 hektar yang menjadi komplek hunian terbesar di wilayah Bandung Raya.

Beberapa komplek hunian lain juga muncul di lokasi yang berdekatan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved