Breaking News:

MUI Garut Keluarkan Fatwa Haram Ajaran NII dan DI : Wajib Diperangi oleh Negara

MUI Kabupaten Garut mengeluarkan fatwa haram tentang gerakan atau ajaran Negara Islam Indonesia (NII) atau Darus Islam (DI)

Dok Kelurahan Sukamentri
Isak tangis pecah dari orang tua anak yang terpapar paham radikal NII, di Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut, Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut mengeluarkan fatwa haram tentang gerakan atau ajaran Negara Islam Indonesia (NII) atau Darus Islam (DI).

Dalam fatwa tersebut dituliskan bahwa gerakan yang dilakukan penerus Kartosoerwirjo untuk mendirikan negara islam di Indonesia adalah bughat (pemberontak), yang hukumnya haram dan wajib diperangi oleh negara.

Sekretaris Umum MUI Garut, Mohamad Yusup Sapari mengatakan, fatwa haram tersebut dikeluarkan setelah seluruh organisasi islam di Garut melakukan beberapa pertemuan dan menghasilkan kesepakatan bersama.

Baca juga: Bendera NII Berkibar di Garut, Ajak PBB dan Gedung Putih Masuk NII, Begini Kata Kapolres

"Prosesnya kami mengundang organisasi-organisasi islam yang tergabung di MUI dan yang tergabung di komisi fatwa, sehingga sepakat dan menghasilkan keputusan itu," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Kamis (11/11/2021).

Pertemuan tersebut menurutnya sudah dilakukan empat kali yang difokuskan membahas status hukum bagi Negara Islam Indonesia (NII).

Dengan dikeluarkannya fatwa haram tersebut MUI merekomendasikan kepada aparat penegak hukum untuk melakukan langkah-langkah nyata dalam mencegah atau memberantas segala bentuk pergerakan NII.

Fatwa tersebut ditanda tangani oleh Komisi Fatwa MUI dan diketahui oleh Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Garut per tanggal 10 November 2021 atau 01 Rabiul Akhir 1443 Hijriyah.

Baca juga: Setelah Dicuci Otak, Anak Korban NII di Garut Konsisten Tak Sebut Siapa yang Pengaruhi Mereka

Berikut bunyi putusan fatwa haram nomor 4 Tahun 2021 tentang Ajaran dan Gerakan yang dilakukan oleh penerus Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo untuk menegakan Negara Islam Indonesia (NII) / Darul Islam (DI) di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Memutuskan

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved